Karo Penmas Polri: Satgas Anti Mafia Bola Terus Kejar Pelaku

JAKARTA – Satgas Anti Mafia Bola Polri terus bekerja maksimal untuk mengungkap kasus match fixing atau pengaturan skor pertandingan pada laga Liga Indonesia. Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo manjamin hal itu saat dialog Dinamika Olahraga Pro3 RRI di Jakarta sore ini Jumat (18/01/2019)

Menurut Brigjend Dedi Prasetyo, masalah mafia bola sebenarnya bukanlah barang baru terjadi di Indonesia dan dalam perjalanannya Polri selalu menjadi bagian untuk memberantasnya. ” Untuk peningkatan kualitas penyidikan terhadap kasus ini Polri khususnya Satgas Anti Mafia Bola terus mengupdate methode tidak saja kerjasama dalam negeri tapi juga dengan pihak diluar negeri seperti interpol dan FIFA sendiri, ” ungkap Dedi.

Masalah mafia bola yang ditelusuri saat ini tidak saja masalah match fixing tapi akan lebih luas lagi yakni mendalami dugaan penyimpangan aliran dana di tubuh PSSI. Bahkan Satgas telah meminta keterangan terhadap berapa pengurus teras PSSI salah satunya Sekjen PSSI Ratu Tisha Destiara.

Hal penting yang digali oleh Satgas seperti regulasi, mekanisme pengaturan jadwal pertandingan dan penunjukan wasit pertandingan. Kemudian menyangkut masalah dugaan penyimpangan anggaran dalam penyelenggaraan liga sendiri.

Dedi menuturkan dugaan penyimpangan dana yang dimaksud adalah penggunaan dana dalam penyelenggaraan liga. ” ini sangat penting karena dugaan penyimpangan dana dan tindak curang match fixing saling berkaitan dalam kasus mafia bola di Indonesia, ” tegas Karo Penmas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo.

(Berita dan Poto By: http://rri.co.id/)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.