Kasus OTT di Melawi Memasuki Babak Baru

MELAWI, (Kalimantan-News) – Sudah tiga bulan berjalan, kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) pungli uang ijazah di SMAN 1 Nanga Pinoh ternyata sudah memasuki babak baru. Jaksa dari Kejari Sintang telah menyatakan berkas kasus OTT tersebut lengkap sejak 27 Desember 2017 lalu.

Kapolres Melawi AKBP Ahmad Fadli melalui Kasat Reskrim, AKP Samsul Bakri saat dihubungi via Whatsapp mengatakan tahapan terhasap kasus OTT di SMA Negeri 1 Nanga Pinoh tersebut sudah P21, artinya sudah pelimpahan ke Kejari Sintang.

“Sudah, tanggal 27 Desember 2017 kemarin berkasnya dinyatakan P21. Tersangka dan barang buktinya juga sudah kami serahkan ke Kejari Sintang pada hari Selasa kemarin 30 Januari 2018 kemarin,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Samsul menjelaskan, bahwa kasus tersebut melibatkan tiga oknum di SMA N 1 Nanga Pinoh. Ketiganya adalah HA yang merupakan Kepala Sekolah, serta MH dan HPM yang merupakan tenaga pendidik merangkap bendahara.

“Ketiga Tersangka dikenakan Pasal 12 huruf (e) UU 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi junto Pasal 368 KUHP junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 20 Tahun penjara,” terangnya. (Edi/KN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.