Sintang

Selamat datang di website kalimantan-news.com

Banner
Banner

Kapuas Hulu

  • Fasilitas Pendukung Border Nanga Badau Masih Perlu Dibenahi

    27 Oktober 2012, 01:25:30 WIB oleh Timo

    Fasilitas Pendukung Border Nanga Badau Masih Perlu Dibenahi

    Kapuas Hulu-PUTUSSIBAU, (kalimantan-news) - Pemerintah diminta untuk tetap konsisten untuk memperhatikan pembangunan didaerah perbatasan di berbagai sektor, sebab meskipun Pos Pemeriksaan Lintas Batas (PPLB) Nanga Badau telah dilakukan Soft Launching namun masih banyak fasilitas pendukung lainnya yang harus dibenahi.

  • Border Dibuka, Masyarakat Harus Bisa Baca Peluang Usaha

    23 Oktober 2012, 18:35:32 WIB oleh Timo

    Kapuas Hulu-PUTUSSIBAU, (kalimantan-news) - Bupati Kabupaten Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir berpesan agar masyarakat Kabupaten Kapuas Hulu terutama yang berada di daerah perbatasan untuk dapat membaca peluang usaha didaerahnya masing-masing, sehingga dengan dibukanya Pos Pemeriksaan Lintas Batas (PPLB) Indonesia-Malaysia, masyarakat bisa lebih meningkatkan kesejahteraanya dengan potensi yang ada.

  • Panitia Pemekaran Kabupaten Banua Landjak Desak Surat Keputusan Dewan

    23 Oktober 2012, 18:33:48 WIB oleh Timo

    Panitia Pemekaran Kabupaten  Banua Landjak Desak Surat Keputusan Dewan

    Kapuas Hulu-PUTUSSIBAU, (kalimantan-news) - Pemekaran Kabupaten Banua Landjak yang menjadi kebutuhan masyarakat di daerah perbatasan saat ini masih terganjal oleh surat keputusan tentang persetujuan di DPRD Kabupaten Kapuas Hulu, padahal mereka telah menyampaikan aspirasi ke DPRD Kabupaten Kapuas Hulu dan memohon diterbitkannya SK Persetujuan Pembentukan Kabupaten Banua Landjak Pemekaran dari Kabupaten Kapuas Hulu.

  • Delegasi Malaysia : Pembukaan Border Badau-Lubok Antu Sebuah Sejarah !

    21 Oktober 2012, 10:03:45 WIB oleh Timo

    Delegasi Malaysia : Pembukaan Border Badau-Lubok Antu Sebuah Sejarah !

    Kapuas Hulu-BADAU, (kalimantan-news) - Delegasi Malaysia pada Soft Launching PPLB Nanga Badau-Lubok Antu, Datok Wan Ali mengatakan bahwa dengan dibukannya border Badau-Lubok Antu merupakan suatu sejarah antara dua Negara Tetangga. Dimana soft launching tersebut telah lama dinanti-nantikan oleh masyarakat baik itu dari pihak Indonesia maupun dari Malaysia.

  • Hilangkan Aktivitas Ileggal Dengan Sort Launching PPLB Nanga Badau

    21 Oktober 2012, 09:57:39 WIB oleh Timo

    Hilangkan Aktivitas Ileggal Dengan Sort Launching PPLB Nanga Badau

    Kapuas Hulu-BADAU, (kalimantan-news) - Wakil Gubernur Kalimantan Barat Cristiandy Sanjaya mengatakan bahwa salah satu tujuan dilaksanakannya soft launching antara Kalimantan Barat (Indonesia)-Serawak (Malaysia) yiatu untuk menghilangkan semua bentuk aktivitas illegal didaerah perbatasan, terutama yang menyangkut keluar masuknya orang. Sebab dengan soft launching tersebut pintu lintas batas antar Negara sudah bisa digunakan secara resmi.

  • Soft Launching PPLB Nanga Badau

    21 Oktober 2012, 09:55:12 WIB oleh Timo

    Soft Launching PPLB Nanga Badau

    Kapuas Hulu-BADAU, (kalimantan-news) - Masyarakat di daerah perbatasan wilayah Kabupaten Kapuas Hulu dan sekitarnya menyambut antusias Soft Launching Pos Pemeriksaan Lintas Batas (PPLB) Nanga Badau, yang dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Barat Cristiandy Sanjaya selaku Ketua Delegasi Soft Launching PPLB Nanga Badau (Indonesia) dan juga Datok Wan Ali Delegasi dari Sarawak (Malaysia) serta pihak Imigresen (ICQS) Lubok Antu di PPLB Nanga Badau, Sabtu (20/10/2012).

  • Inspektorat Sering Temukan, Realisasi Keuangan Tidak Sesuai Dengan Fisik

    18 Oktober 2012, 20:07:25 WIB oleh Timo

    Kapuas Hulu-PUTUSSIBAU, (kalimantan-news) - Kepala Inspektorat Kabupaten Kapuas Hulu Syahparudin mengatakan pihak pengawasan baik Inspektorat daerah, Provinsi bahkan BKP sering menemukan realisasi keuangan tidak sesuai dengan realisasi fisik, terutama untuk pekerjaan proyek. Seharusnya kata Syaparudin relasiasi keuangan yang dikeluarkan harus sesuai dengan pekerjaan fisik, meskipun itu jumlahnya tidak banyak akan tetapi pertanggungjawabanya mesti jelas.