Kementerian Kelautan Dan Kotabaru Bangun Ekonomi Biru

Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan, menjalin kerja sama pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang kelautan dan perikanan berbasis industri dengan pendekatan Blue Economy (Ekonomi Biru). <p style="text-align: justify;">Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C Sutardjo, melalui press rilis yang disampaikan Pemkab Kotabaru, Rabu, mengatakan, pentingnya pembangunan kelautan dan perikanan yang berbasis industri dengan pendekatan Blue Economy diperlukan sumber daya manusia yang kompeten.<br /><br />Menurut dia, melalui Gelar Pelatihan Nasional (GPN) 2013 diharapkan tercipta SDM yang mampu menjadi wirausaha-wirausaha baru dalam bidang kelautan dan perikanan.<br /><br />Tentunnya, lanjut Menteri, wirausahawan tersebut harus memiliki daya saing yang tinggi, serta memiliki kompetensi pengembangan industri kelautan dan perikanan.<br /><br />Bupati Kotabaru H Irhami Ridjani, mengungkapkan, dengan adanya kesepakatan bersama ini, akan menjadi motivasi bagi pemerintah daerah dalam pembangunan industri kelautan dan perikananan.<br /><br />"Pemerintah daerah akan menitik beratkan pada pengembangan sumber daya manusia dalam mengelola sumber daya alam, sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat," jelas Irhami.<br /><br />Ia berharap dengan adanya pengembangan sumber daya manusia diharapkan mampu mengundang investasi dibidang kelautan dan perikanan sehingga mampu membuka lapangan kerja bagi masyarakat.<br /><br />"Ada beberapa investor yang tertarik untuk berinvestasi di bidang industri kelautan dan perikanan di Kotabaru seperti industri pengawetan dan pengalengan ikan, dan saat ini dalam tahap penjajakan dan diharapkan dapat segera terealisasi sehingga dapat menyerap tenaga kerja yang cukup besar," ungkapnya.<br /><br />Sebelumnya, Irhami juga berencana membangun sektor perikanan kelautan bersinergi dengan pertanian, perkebunan dan kehutanan.<br /><br />"Bisa jadi di bawah tanaman padi, ada dipelihara ikan air tawar, dan diatasnya akan ada ternak unggas, sapi atau kambing," ujarnya. <strong>(das/ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.