KONI Melawi Persiapkan Atlit Untuk Poprov XII

KONI Melawi menggelar rapat kerja bersama Pengcab olahraga di Sekretariat KONI beberapa waktu lalu. Agenda utama yakni terkait persiapan mengikuti ajang Porprov XII yang waktunya belum diketahui kapan akan digelar. Raker ini sendiri diikuti perwakilan Pengcab dan pengurus KONI.

Dewan Penasehat, sekaligus Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Melawi, Nahru mengungkapkan KONI berkewajiban untuk mempersiapkan kontingen yang akan berangkat dalam Porprov mendatang. Namun, tentunya kesiapan atlet dari tiap cabang olahraga juga harus menjadi perhatian.

“Saya sudah berbicara dengan bupati terkait hal ini. Beliau meminta agar melihat prosesnya, bukan berorientasi pada hasil. Empat tahun lalu kita banyak mendatangkan atlet dari luar, tapi bagaimana hasilnya,” ujarnya.

Karena itu, kata Nahru, KONI dan pengcab semaksimal mungkin mencari atlet lokal yang ada di Melawi yang sudah melalui proses pembinaan. Karena itu, ia menekankan bila Pengcabor tak siap mengirimkan atlet, agar tidak memaksakan diri, walau memiliki kuota dari provinsi.

“Itu yang dimaksud melihat proses pembinaan dari bawah. Bupati menghendaki, yang ikut Porprov tentu sudah berlatih dan ada pembinaan. Tidak hanya pas bertanding baru muncul, ” katanya.

Sementara itu, Ketua KONI Melawi, Suarli memaparkan, rapat kerja kali ini memang difokuskan untuk membahas persiapan atlet yang akan mengikuti Porprov. Kabupaten Melawi dalam rapat bersama KONI Provinsi Kalbar, beberapa waktu lalu memang sudah mendapat alokasi atau kuota atlet yang bisa dikirim dalam Porprov.

“Hanya tentu kita hanya mengirim bila Pengcabnya siap. Ada juga yang masih dipertanyakan, seperti ada pengcab yang tidak ikut pra kualifikasi atau Kejurda tapi dapat kuota atlet, ini nanti seperti apa. Takutnya nanti kita kirim, malah mendapat protes dari kabupaten lain yang memang mengikuti Kejurda atau pra Porprov,” paparnya.

Sekretaris KONI, Indra Fahrudi, mengungkapkan Melawi mendapat kuota 286 atlet. Walau awalnya yang bisa mengirimkan atlet adalah cabor yang atletnya mampu masuk dalam peringkat delapan besar pada Kejurda, Kejurprov atau pra Porprov.

“Melawi dapat kuota untuk 23 cabang olahraga. Hanya nanti akan dibicarakan pola pengiriman atlet, berdasarkan prestasi dan peringkat Kejurda. Sekarang kami baru pendataan SK SK pengcab. Ada beberapa pengcab yang sudah melaksanakan TC. Ada beberapa yang belum karena keterbatasan dana,” pungkasnya. (Ed/KN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.