Korem 121 Abw Peringati Tahun Baru Islam 1440 Hijriah

SINTANG – Keluarga besar Makorem 121/Abw dan Balak aju memperingat Tahun baru Islam 1 Muharam 1440 H di masjid Darul Muttaqin Korem 121/Abw kamis (13/9/2018).

Turur hadir Kasrem 121/Abw ,Pengurus Persit KCK Koorcab rem 121 dan anggota,Kasi Korem ,Dan/Kabalak aju dan seluruh anggota Prajurit.

Dalam sambutannya mewakili Danrem, Kasrem Kolonel inf Ahmad sholihin menyampaikan pesan2 kepada prajurit dan keluarga agar memasuki tahun baru Hijriah 1440 H. Marilah kita semua menengok sejarah ke belakang untuk melaksanakan evaluasi dan introspeksi diri, seberapa jauh kita sudah melangkah, seberapa besar ketaatan kita kepada Allah yang telah kita perbuat selama setahun yang lalu.

Dengan melakukan evaluasi dan introspeksi diri secara cermat dan teliti tentu kita aka menjadi tahu, apakah kita termasuk orang yang beruntung, atau justru menjadi orang yang merugi. Kemudian kita melakukan perbaikan dengan cara bertobat meninggalkan keburukan dan berusaha bangkit untuk memperbaiki diri dari hari ke hari dengan melakukan kebaikan yang berguna bagi diri sendiri, masyarakat, agama, Nusa dan Bangsa,”ucapnya.

Danrem Mengajak untuk membangun semangat baru untuk menyusun langkah – langkah yang baik untuk kita bisa meraih masa depan yang lebih baik dan gemilang dan tentunya langkah kita selalu mendapatkan naungan ridho dari Allah swt,”ujar Danrem.

Diakhir sambutan Danrem mengingatkan utk dapat melaksanakan penekanan tadi Insha allah dapat menjadi prajurit yang tangguh dan beriman kepada Allah swt sesuai dengan tema “Melalui Hikmah Tahun Baru Islam 1440 H/2018 M Kita Tingkatkan Keimanan dan Ketakwaan Kepada Allah SWT guna membentuk Prajurit TNI AD yang Militan, Loyal, dan Profesional”.,’pungkas Danrem.

Ustad Afirurazak S,pdi dalam tausiahnya mengingatkan bahwa makna 1 Muharram adalah harus ada perubahan dalam kehidupan kita.sesuai dalam hadis.Orang yang beruntung adalah orang yang yang hari ini lebih baik dari kemaren,orang yang merugi adalah orang yang hari kemaren sama dg hari ini,orang yang dilaknat adalah orang yang hari ini lebih buruk dari hari kemaren.Utk itu marolah kita semua menuju perubahan, jelas Ustad.(Rem)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.