KTNA Kalbar Ajak Petani Tingkatkan Kualitas Karet

Dewan Penasehat Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Kalbar, Milton Crosby mengatakan petani karet bisa berbangga hati, pasalnya sejak desember 2016 komoditas karet sudah mengalami perubahan harga yang cukup baik. <p style="text-align: justify;">“harga karet di tingkat petani sudah ada yang mencapai 10 ribu/kg ini jelas ada peningkatan dari sebelumnya yang hanya berkisar 5 hingga 6 ribu  saja per kilogramnya,” kata Milton saat dijumpai di kediamannya, Selasa (17/01/2017).<br /><br />Kendeati demikian lanjut Milton, harga tersebut sangat jauh dari harga karet dunia yang sudah diatas 20 ribu/kg.<br /><br />“karet kita hanya dihargai 40 persen hingga 50 persen dari harga itu,” kata Milton.<br /><br />Hal ini menurut Milton dikarenakan kualitas karet di Sintang masih rendah. Diapun mengajak petani untuk meningkatkan kualitas karet agar harga jual bisa lebih baik lagi.  <br /><br />“saya mendorong petani supaya meningkatkan kualitas karetnya dan saya harap tidak ada lagi oknum yang melakukan kecurangan dengan menambah berat karet dengan bahan lain,”imbuhnya.<br /><br />Menurut informasi yang didapatinya dari pabrik, banyak ditemukan gelondongan karet yang dijual oknum petani  yang dicampur dengan tanah, pasir bahkan dengan baterai supaya berat. Akibat kecurangan yang dilakukan oknum petani ini sangat merugikan pihak pabrik dan akhinya dapat merusak harga karet.<br /><br />“kedepan kita harapkan tidak ada lagi yang seperti itu,”pintanya.<br /><br />Bupati Sintang dua periode ini juga menyarankan supaya para petani melakukan pengolahan karet menjadi sit angin. Pasalnya harga jual sit angin jauh lebih tinggi dibanding pengolahan karet biasa.<br /><br />“pengolahan karet dengan cara ini lebih baik dan kualitasnya terjamin,”tandasnya.<br /><br /> “kita harap dengan naiknya harga karet ini menjadi motivasi para petani untuk meningkatkan kualitas karet dan lebih giat  memelihara kebun karet yang ada,” pungkanya.<br /><br />Menurut Milton masih banyak masyarakat di daerah ini yang menjadikan karet sebagai sektor pendapatan, untuk itu Milton meminta Pemerintah juga memperhatikan para petani karet dengan memberikan penyuluhan dari PPL mengenai cara merawat karet yang baik dan benar, dan memberikan bantuan mesin press kepada para petani,“ sehingga para petani bisa menghasilkan karet lebih maksimal yang pada akhinya meningkatkan ekonomi masyarakat,” tandasnya. (Tim)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.