KTP Elektronik Sintang 2012

Untuk menerapkan penggunaan Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP-e) di Sintang, butuh teknologi dengan biaya yang tidak sedikit. Menuju kearah itu, Pemerintah Kabupaten Sintang merencanakan KTP-e baru bisa diterapkan 2012 mendatang. <p>Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Sintang, Zulkifli HA mengatakan untuk menuju penerapan KTP-e yang dirancang pada 2012 mendatang, tahun ini baru dialokasikan anggaran untuk kegiatan sosialisasi.<br /><br />“Tahun ini kita masih fokus pada pemutakhiran data penduduk yang dijadwalkan akhir Februari ini selesai,” kata dia.<br /><br />Menurutnya, untuk kegiatan pemutakhiran data penduduk, secara keseluruhan baru terselesaikan sekitar 80 persen.<br /><br />“Harapan kita ketika data sudah terbarukan, maka akan mudah untuk diaplikasikan pada program KTP-e nanti,” ucapnya.<br /><br />Menurutnya, untuk melaksanakan KTP-e itu memang berat karena nantinya para camat akan sangat dibutuhkan.<br /><br />“Karena nantinya camat yang akan berperan membantu pendataan elektronik tersebut,” jelasnya.<br /><br />Menurutnya, jika tidak ada halangan maka untuk program KTP-e ini nantinya akan diusulkan alokasi anggaran untuk APBD 2012.<br /><br />“Itupun jika kita sudah benar-benar siap melaksanakannya, karena bercermin dari beberapa daerah yang programnya sudah mulai jalan, ternyata sangat rumit dan banyak yang harus kita persiapkan,” tukasnya.<br /><br />Namun kata dia, untuk menuju program tersebut memang basis data kependudukan yang harus dikuatkan sehingga sangat diharapkan saat ini masyarakat juga bisa berpartisipasi untuk segera mengurus administrasi kependudukan terutama yang belum punya Nomor Induk Kependudukan (NIK).<br /><br />“Kalau semua penduduk sudah punya NIK, nantinya ketika masuk ke program elektronik bisa lebih mudah karena basis datanya jelas,” ujarnya.<br /><br />Menurutnya, saat ini untuk proses administrasi kependudukan meskipun terpusat di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, tetapi sudah lebih mudah, apalagi untuk proses mendapatakan akte kelahiran, orang tua juga harus sudah memiliki NIK.<br /><br />“Jadi ketika membuat akte kelahiran anak yang sekarang juga masih masa dispensai, maka orang tua bisa sekalian mengurus kartu keluarga dan KTP berbasis NIK,” tukasnya.<br /><br />Menurutnya, jika nanti program KTP-e ini berjalan, maka yang akan didahulukan untuk ijicoba kemungkinan besar adalah daerah kota.<br /><br />“Untuk program ini, jika tidak didukung dana tentunya akan tersendat dan berjalannya juga kurang efektif, tetapi ini kebijakan nasional dan memang harus kita coba dahulu,” kata dia. <strong>(phs)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.