Kubu Raya Gencar Sosialisasikan Program OVOP

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya gencar menyosialisasikan program "One Village One Product" (OVOP) atau program satu desa satu produk yang dicanangkan Kementerian Koperasi RI kepada masyarakat desa di kabupaten tersebut. <p style="text-align: justify;">"Kami para sarjana pendamping desa (SPD) selaku petugas lapangan terus menyosialisasikan program tersebut, terutama kepada para pelaku usaha kecil. Tujuannya, agar pelaku usaha dapat lebih memahami dan lebih mengerti arah dan kegiatan program OVOP," kata Koordinator SPD Kubu Raya, Musa, Minggu.<br /><br />Musa mengatakan, sosialisasi yang dilaksanakan di setiap desa tersebut dilakukan pada rumah-rumah penduduk.<br /><br />OVOP merupakan program yang dicetuskan Dr Morihiko Hiramatsu, Gubernur Prefektur Oita di Pulau Kyusu, Jepang. Program itu telah diadopsi Thailand, Kamboja, China, Filipina, Malaysia, dan Amerika Serikat.<br /><br />Sedangkan di Indonesia, program itu sudah dimulai di Kabupaten Bandung (Jabar) dan Wonosobo (Jateng) yang mengembangkan produk serat rami. Sementara Blitar (Jatim) mengembangkan produk belimbing yang menghasilkan produk turunan seperti jus dan keripik buah.<br /><br />Selain menjelaskan mengenai OVOP tersebut, SPD juga memfasilitasi pembentukan kelompok usaha gula merah di Desa Sungai Kupah, Kecamatan Sungai Kakap. Karena gula merah atau dikenal dengan gula aren itu sangat berpotensi untuk menjadi produk unggulan di Sungai Kupah.<br /><br />Para pelaku usaha gula merah yang hadir sangat antusias mendengarkan penjelasan mengenai program OVOP di Kubu Raya beberapa waktu lalu itu.<br /><br />Tidak hanya pada sektor gula merah, SPD juga mensosialisasikan program tersebut kepada para pelaku usaha kecil lainnya sesuai dengan sumber mata pencaharian dan sumber daya alam yang di olah masyarakat di setiap desa.<br /><br />"Kita berharap program itu bisa diketahui luas oleh masyarakat sehingga masyarakat bisa mengaplikasikannya dan tujuan dari program tersebut untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat bisa tercapai," kata Musa. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.