Kubu Raya Optimistis Program E-Ktp Tepat Waktu

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Kubu Raya, Lilik Kurniasih, mengatakan pihaknya optimistis dapat menyelesaikan program KTP elektronik, meski sampai saat ini masih ada kecamatan yang belum memiliki peralatan lengkap untuk pembuatan KTP tersebut. <p style="text-align: justify;"><br />"Kita tidak boleh pesimistis, makanya kita tetap optimistis bisa menyelesaikan program KTP elektronik tepat pada waktunya akhir tahun ini," kata Lilik di Sungai Raya, Senin.<br /><br />Menurutnya, dalam pelaksanaan E-KTP yang sudah berjalan itu memang masih terdapat beberapa kendala, di antaranya peralatan yang masih kurang di beberapa kecamatan.<br /><br />"Kita sudah mengkoordinasikan hal ini kepada Kemendagri, dan dari pihak konsorsium sendiri sudah menjanjikan peralatan E-KTP itu akan lengkap pada awal November. Untuk beberapa peralatan di Kecamatan Sungai Raya sedang diusahakan agar segera terealisasi," tuturnya.<br /><br />Pihaknya akan tetap berusaha agar kekurangan alat yang selama ini terjadi dapat segera diatasi dan masyarakat di Kubu Raya dapat segera membuat E-KTP dengan lancar.<br /><br />MenurutLilik, pihaknya tetap menginginkan target yang sudah direncanakan dapat segera tercapai. Meskipun dengan peralatan yang terbatas sehingga tidak menutup kemungkinan jika pihak kecamatan sangat mengharapkan peralatan E-KTP segera datang, agar bisa segera melayani pembuatan E-KTP bagi masyarakat di masing-masing kecamatan.<br /><br />"Kita juga ingin target yang sudah direncanakan beberapa waktu lalu dapat tercapai. Tentunya setiap kecamatan ingin peralatan E-KTP dapat segera datang dan lengkap semuanya," kata Lilik.<br /><br />Lilik menjelaskan pihaknya akan berbuat semampu yang bisa dilakukan agar peralatan E-KTP dapat segera lengkap dan masyarakat Kubu Raya dapat memiliki E-KTP.<br /><br />"Kita berusaha semampu yang bisa kita buat, Mendagri sudah minta kepada semua konsorsium untuk bisa segera memenuhi kebutuhan peralatan setiap daerah. Karena ini semua tergantung kepada peralatan," tutur Lilik.<br /><br />Dia menambahkan jika saat ini baru ada tiga kecamatan yang sudah online sedangkan yang lainnya masih off line.<br /><br />"Ketika kemarin saya mendatangi beberapa kecamatan baru tiga kecamatan yang terkoneksi ‘online’, sedangkan satu masih ‘offline’. Namun kita tetap optimistis karena antusias masyarakat bagus, walaupun kita harus bekerja sampai malam," kata Lilik. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.