Kubu Raya Perluas Areal Tanam Padi

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat mulai tahun 2011 memperluas areal lahan tanam padi dua kali masa tanam setahun dari sebelumnya setahun sekali. <p style="text-align: justify;"><br />"Tahun ini kami akan memperluas areal tanam padi unggul dari 5 ribu hektare bertambah menjadi enam ribu hingga tujuh ribu hektare," kata Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan di Pontianak, Selasa.<br /><br />Ia menjelaskan, perluasan tersebut guna meningkatkan ketahanan pangan masyarakat Kubu Raya serta mampu memenuhi kebutuhan beras di Kalimantan Barat.<br /><br />"Saat ini kami sudah memiliki sekitar 44 ribu hektare lahan pertanian padi yang tersebar di seluruh kecamatan di Kubu Raya," kata Muda.<br /><br />Dari seluas 44 ribu hektare baru sekitar lima ribu hektare yang melakukan tanam padi unggul atau dua kali setahun. "Ke depan secara perlahan-lahan masyarakat akan kami gerakkan agar menanam padi unggul," katanya.<br /><br />Selain itu, Pemkab Kubu Raya juga menyiapkan ribuan hektare lahan pertanian baru yang sebelumnya dipusatkan di Kecamatan Kakap dan Rasau Jaya, kemudian dikembangkan di Kecamatan Batu Ampar, Kubu, Terentang dan Teluk Pakedai, kata Bupati Kubu Raya.<br /><br />Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kubu Raya Suharjo membenarkan, Pemkab Kubu Raya mulai tahun 2011 akan memperkuat program mekanisasi pertanian yang telah dicanangkan sejak 2010.<br /><br />"Penguatan program mekanisasi pertanian itu akan kami lakukan dengan memperluas areal pertanian dan pascapanen," katanya.<br /><br />Pihaknya, saat ini membantu petani dengan memanfaatkan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) guna perluasan areal, pembudidayaan, panen dan pascapanen, sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas pertanian di kabupaten itu. <br /><br />Dia menjelaskan, untuk pengolahan lahan, bagi daerah yang dinilai cocok dan memadai untuk menggunakan Alsintan seperti traktor dan lainnya akan didukung melalui Unit Pelayanan Jasa Alsintan (Upjal).<br /><br />Demikian halnya untuk pengelolaan air, Pemkab Kubu Raya akan menerapkan sistem pompanisasi untuk mengantisipasi kekeringan lahan pertanian.<br /><br />Pompanisasi yang dimaksudkan Suharjo ini, yakni menyedot air sungai atau parit menggunakan pompa untuk mengisi lahan pertanian yang kering akibat musim kemarau.<br /><br />Sementara untuk proses panen pihaknya telah menyediakan mesin perontok yang berkapasitas sekitar 8 ton per hari dan mesin pengering padi berbahan bakar sekam.<br /><br />Ia menambahkan, semua Alsitan yang akan digunakan itu tidak lagi diberikan kepada kelompok-kelompok pertanian, tetapi khusus dikelola Upja yang membentuk beberapa Kelompok Kerja (Pokja).</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.