Lama Tak di Fungsikan, Kini Pasar Melati KM 4 Beroperasi Kembali

SINTANG – Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM menggelar acara syukuran atas pemanfaatan pasar sayur Melati KM.4 Komplek BTN Cipta Mandiri II, Kelurahan Sengkuang, Kecamatan Sintang, Kabupaten Sintang, Kamis (14/2/19).

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Sintang, Sudriman mengatakan pasar sayur Melati KM.4 Komplek BTN Cipta Mandiri II Kelurahan Sengkuang, Kecamatan Sintang, ini di bangun sejak 2003 lalu namun kondisi pasar tersebut kurangnya fasilitas pendukung seperti lahan parkir dan jalan masuk yang kurang memadai.

Untuk itu kata Sudirman pada tahun 2018 lalu pihaknya kembali melakukan pembenahan jalan masuk, perbaikan lantai, perbaikan meja, pemasangan listrik dan pemasangan sumur bor.

“untuk pasar ini dimanfaatkan oleh pelaku usaha, dengan jenis usaha ada pedagang daging sapi,daging ayam, sayur mayur kemudian minuman, dan Alhamdulillah mulai 1 Februari kemarin pasar ini sudah mulai dimanfaatkan berarti sampai hari ini sudah 2 minggu” kata Sudirman.

Lanjut mantan Camat Kayan Hilir ini, meskipun saat ini sudah di lakukan pembenahan dan dimanfaatkan kembali oleh para pedagang, namun para pedagangan mengeluhkan sepinya para pembeli yang datang, hal itu di sebabkan masih adanya para pedagang atau pelaku usaha yang sama yang berjualan di beberapa titik yang tidak diizinkan atau berjualan tidak di pasar Melati tersebut.

Terhadap persoalan-persoalan tersebut pihaknya sudah berkoordinasi dengan dinas terkait yakni Sat Pol PP dengan sudah melakukan penindakan secara persuasive dan secara tertulis terhadap pedagang yang masih berjualan di tempat-tempat yang tidak di ijinkan.

“Mulai hari ini kita akan melakukan pemantauan terhadap pedagan yang membandel dengan melibatkan pihak Desa Mertiguna dan juga berkoordinasi dengan Sat Pol PP” ucap Sudirman.

Sementara itu Bupati Sintang, Jarot Winarno yang hadir langsung dalam acara syukuran tersebut, mengaku sering menerima keluhan atau aduan para pedagang di pasar Melati terkait kondisi pasar yang sepi pembelinya melalui Instagram dirinya langsung.

“tiap hari saya dikirimi DM di IG tu, kami sudah mau tutup, keluh ibu-ibu yang DM di IG tu” kata Jarot.

Menanggapi keluhan para pedagang tersebut, Jarot meminta Kadis Perindagkop dan UKM Kabupaten Sintang terus melakukan koordinasi dengan Sat Pol PP untuk mengambil tindakan terhadap pedagang yang masih berjualan di tempat yang tidak semestinya, sehingga kondisi transaksi jual beli di pasar Melati terhitung sepi pembelinya.

Anggota DPRD Sintang, Hermanto mengapresiasi Pemkab Sintang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Sintang yang telah merenovasi kembali pasar Mawar yang telah lama tidak di fungsikan.

“Dengan di mamfaatkannya pasar Mawar di KM 4, masyarakat yang tinggal di KM 4 Komplek BTN Cipta Mandiri II maupun di sekitarnya tidak harus jauh-jauh lagi belanja sayur harus ke pasar Masuka maupun ke pasar Junjung Buhi dan cukup di pasar Melati ini saja” ucap Hermanto.

Selain itu Hermanto juga menghimbau kepada para pedagang untuk tetap menjaga kebersihan di lingkungan pasar agar pasar tersebut terlihat elok di pandang dan para pembelinya betah di pasar, pinta Hermanto. (DD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.