Landak Komitmen Bangun Sekolah Hingga Pelosok

Pemerintah Kabupaten Landak berkomitmen terus memperbaiki dan membangun sarana dan prasarana sekolah hingga di pelosok, karena hal itu penting bagi pembangunan sumber daya manusia yang menjadi kebijakan prioritas pemerintah daerah. <p style="text-align: justify;">"Semua sekolah di pelosok akan diperbaiki atau yang hampir roboh dibangun lagi atau dipindahkan. Jika kelas belum cukup, secara berkelanjutan akan ditambah, karena memang pemerintah sangat mengutamakan membangun SDM ini," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Landak Aspansius di Ngabang, Jumat.<br /><br />Menurutnya, pembangunan sekolah merupakan bagian dari pembangunan di bidang pendidikan SDM. Tahun ini Pemkab sudah menyelesaikan rehabilitasi satu unit SD, dan selanjutnya akan membangun SD di desa yang belum memilikinya.<br /><br />"SD yang hanya memiliki tiga ruang kelas akan ditambah. Juga SMP dan SMA yang dibangun memiliki tiga ruang kelas, dan nanti akan diteruskan," ujar Aspan.<br /><br />Ia mengatakan, di desa-desa lain yang memang perlu dibangun SD atau SMP, tentu akan dibangunkan, sehingga anak-anak yang termasuk usia wajib belajar sembilan tahun, tidak ada lagi istilah tidak sekolah.<br /><br />Menurut dia, semua harus sekolah, kemudian pada tahun 2015 akan dicanangkan mulai membangun SLTA atau meningkatkan bangunan yang sudah ada.<br /><br />"Jadi sekarang kita fokus membangun SD dan SMP. Akan kita tingkatkan mutunya guru-guru yang belum sarjana strata satu (S1) akan ditingkatkan. Karena di Ngabang tahun ini berdiri Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP)," tegas Aspan.<br /><br />Ia mengatakan, bila ditanya mengapa baru sekarang pembangunan sekolah di Landak. Hal itu karena berkaitan adanya pemekaran daerah dari Kabupaten Pontianak.<br /><br />Landak sebelum pemekaran hanya memiliki 15 SMP dan lima SMA Negeri. Tapi sekarang SMPN saja sudah mencapai 68 sekolah, karena tahun ini akan tambah tiga SMPN lagi, dan jumlah SMA sekarang ada 15 sekolah.<br /><br />"Jadi kita akan terus bangun, kalau sekolah yang baru hanya tiga lokal, tahun depan depan ditambah, juga para guru akan dididik mencapai S-1, sekolah dilengkapi laboratorium, perpustakaan dan perangkat sekolah lainnya," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.