Legislator Minta Sekolah Transparan Tentukan Kelulusan

Anggota DPRD Kabupaten Sintang menyambut baik penentuan kelulusan peserta didik di kembalikan kesekolah masing-masing. <p style="text-align: justify;">Namun tidak menuntut kemungkinan penetapan kelulusan tahun 2015 ini membuat sekolah tidak transparan dalam menentukan kelulusan.<br /> <br />“Saya selaku anggota DPRD Sintang yang kebetulan di perintahkan partai duduk di Komisi C, yang membidangi pendidikan dan kesehatan, minta pihak sekolah supaya transparan dalam mentetapkan kelulusan anak didiknya. Kalau memang layak dan memenuhi kriteria untuk lulus, ya silahkan diluluskan. Namun begitu juga sebaliknya, kalau memang belum layak untuk lulus, biarkan saja  yang bersangkutan tidak lulus atau diberikan kesempatan untuk belajar lagi,” jelas Welbertus saat meninjau beberapa sekolah di Kota Sintang Selasa (14/4/2015).<br />  <br /> Lanjut politisi PDI Perjuangan ini, karena kelulusan di kembalikan kesekolah masing-masing tidak menuntut kemungkinan sekolah yang bersangkutan karena perkara gengsi, maka sekolah tersebut dapat mendongkrak nilai anak didiknya, walaupun anak tersebut belum pantas dinyatakan lulus.<br /><br />“Ini yang harus di antisipasi oleh semua pihak, jika hal itu terjadi maka dunia pendidikan sampai kapanpun tidak akan bisa berkualitas kalau sekolah tersebut masih menganut suka atau tidak suka pada peserta didik”, terangnya.  <br /><br /> Welbertus berharap, melalui Ujian Nasional ini dapat hasilkan siswa-siswi yang berkualitas untuk masa depan bangsa dan negara, harapnya.<br /><br />Peserta UN  tahun 2015 di Kabupaten Sintang sebanyak 2.433 pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) dan 1.067 pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). (Kn)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.