LPP RRI Sintang Tambah Jam Siaran

Lembaga penyiaran publik (LPP) RRI Sintang khususnya stasiun pro 2 sejak Jumat (1/4) menambah jam siaran. Jika sebelumnya LPP RRI khusus untuk jalur Pro 2 hanya siaran selama 12 jam, maka jam siaran ditambah 7 jam menjadi 19 jam. Artinya pro 2 RRI Sintang akan mulai mengudara mulai pukul 05.00 -24.00 wib setiap harinya. <p style="text-align: justify;">Lembaga penyiaran publik (LPP) RRI Sintang khususnya stasiun pro 2 sejak Jumat (1/4) menambah jam siaran. Jika sebelumnya LPP RRI khusus untuk jalur Pro 2 hanya siaran selama 12 jam, maka jam siaran ditambah 7 jam menjadi 19 jam. Artinya pro 2 RRI Sintang akan mulai mengudara mulai pukul 05.00 -24.00 wib setiap harinya.</p> <p>“Sesuai dengan pedoman siaran tahun 2010 bahwa setiap RRI di tipe C seperti di Sintang ini wajib melaksanakan siaran pro 2 selama 19 jam,”ungkap kepala LPP RRI Sintang Natsir Haruna usai melauncing siaran 19 jam.</p> <p>Ditambahkan mantan kepala RRI Jayapura Papua ini bahwa untuk melakukan penambahan jam siaran pihaknya telah menyiapkan daya dukungnya sedemikan rupa. Mulai dari penambahana sumber daya manusia, pemancar hingga pendanaan</p> <p>“Kami baru saja menerima 7 tenaga baru termasuk untuk reporter. Jadi sekarang untuk reporter lapangan tidak hanya laki-laki saja, tapi ada juga repoter perempuan,”jelasnya.</p> <p>Sedangkan untuk pemancar guna perluasan daya tangkap siaran RRI di Sintang dan kabupaten sekitarnya, LPP RRI Sintang telah memiliki pemancar dengan kekuatan 3 KW.</p> <p>Terkait dana operasional, Natsir mengatakan bahwa dalam satu tahun LPP RRI Sintang hanya menghabiskan dana sebesar Rp 3,1 miliar untuk kebutuhan operasional termasuk untuk mengaji karyawan. Ditanya tentang dukungan dari pemerintah daerah, Natsir mengatakan bahwa sampai saat ini sejumlah program yang ditawarkan guna menjaring dan memberikan informasi kepada masyarakat kepada pemerintah kabupaten Sintang belum mendapatkan jawaban.</p> <p>“Untuk sementara kita berjalan sendiri dan dengan kemampuan sendiri pula. Namun kedepan tentu kita perlukan dukungan dari pemerintah daerah,”katanya.</p> <p>Sementara itu Plt. Sekda Sintang H.Zulkifli, HA yang membacakan sambutan bupati Milton Crosby pada acara tersebut mengatakan bahwa dalam perencanaan jangka menengah Sintang tahun 2011-2015, pengembangan informasi, komunikasi dan media massa bertujuan untuk meningkatkan dan memantapkan pertukaran informasi antar dan intra masyarakat serta antar pemerintah dengan rakyat sesuai dengan peran dan fungsinya. Dalam perencanaan jangka panjang tersebut pual ditentukan bahwa kegiatan yang dilakukan berupa pemeraan informasi kepada seluruh lapisan masyarakat serta memberikan kebebasan bagi media massa dlama melakukan control social politik.</p> <p>“Peningkatan sarana dan prasarana penyiaran informatika dan media massa bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas komunikasi dan informasi,”katanya.</p> <p>Dalam penutup sambutanya, bupati dalam sambutannya yang dibacakan Plt Sekda mengatakan dengan semboyan RRI sekali diudara tetap diudara, maka keberadaan media massa ini diharapkan mampu memberikan sumbang sih yang riil bagi pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan di daerah ini.(*)</p> <p> </p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.