LS Honorer Puskesmas Kayan Hulu Ditemukan Tewas di Sungai

SINTANG, KN – Seorang tenaga honorer Puskesmas Kayan Hulu, Kabupaten Sintang Kalbar ditemukan tewas mengapung di aliran Sungai Kayan, sekira pukul 08.00 WIB, Sabtu (6/7/2019) pagi.

Diketahui bawa, tenaga honorer Puskesmas Kayan Hulu tersebut bernama, Lukas (26), warga Desa Empakan, Kecamatan Kayan Hulu.

Lukas dikabarkan hilang sejak, Kamis (4/7) pukul 17.30 WIB. Sementara, berdasarkan keterangan saksi mata kejadian, Yus Gunawan mengaku mendengar teriakan minta tolong korban. Ketika mendekatinya, korban keburu tenggelam.

“Saya lagi mancing, dengar orang minta tolong, ketika saya dekati orangnya sudah tenggelam,” kata Yus Gunawan.

Mengetahui kejadian tersebut, Yus Gunawan pun langsung menginformasikan kepada warga setempat bahwa ada seorang laki-laki yang tenggelam. Mendapatkan kabar tersebut, warga dan aparat kepolisan langsung melakukan pencarian. Sayangnya, tak membuahkan hasil.

Pencarian pun dilanjutkan pada, Jumat (5/7). Hasilnya, masih tetap sama. Korban belum juga ditemukan. Kemudian, pukul 08.00 WIB, pihak kepolisian dan warga setempat mencoba membuat sebuah gelombang dengan tujuan agar korban dapat segera ditemukan.

Usaha tersebut ternyata tidak sia-sia. Tepat pukul 08.30 WIB korban ditemukan mengapung dan tersangkut di sebuah lanting milik warga setempat.

“Benar korban ditemukan mengapung dan tersangkut di lanting milik warga setempat,” kata Paur Humas Polres Sintang, Ipda Baryono.

Ipda Baryono menambahkan bahwa, korban ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Kemudian dilakukan proses evakuasi. “Saat ini korban sudah berada di rumah duka,” Jelasnya.

Atas peristiwa tersebut, Ipda Baryono mengimbau kepada seluruh masyarakat Sintang agar selalu berhati-hati apabila melakukan aktivitas di air. Jika tidak tahu cara berenang hendaknya tidak pergi sendirian. Setidaknya ada yang menemani. Hal itu dilakukan guna menghindari segala mungkin musibah yang terjadi.

“Setidaknya ada satu atau dua orang yang menemani, sehingga upaya pertolongan pun dapat dilakukan,” imbaunya. (ruai.tv/As)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.