Magelang Di Tawari Lokasi Transmigrasi Bagi Korban Merapi

Pemerintah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, memperoleh tawaran lokasi transmigrasi bagi para korban bencana Merapi dari beberapa daerah di luar Pulau Jawa, namun pemerintah kabupaten itu tidak mempunyai dana untuk memberangkatkan calon transmigran. <p style="text-align: justify;">Pemerintah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, memperoleh tawaran lokasi transmigrasi bagi para korban bencana Merapi dari beberapa daerah di luar Pulau Jawa, namun pemerintah kabupaten itu tidak mempunyai dana untuk memberangkatkan calon transmigran.<br /><br />Asisten Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten Magelang Endra Wacana di Magelang, Selasa, mengatakan, pemkab mendapat tawaran lokasi transmigrasi dari Sulawesi Tenggara, Kalimantan Selatan, dan Nangroe Aceh Darussalam.<br /><br />Ia mengatakan tawaran datang langsung dari pemerintah daerah setempat untuk sekitar 120 keluarga.<br /><br />Menurut dia, jumlah tersebut di luar alokasi transmigrasi tahunan dari Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi untuk Magelang antara 15 hingga 20 keluarga per tahun.<br /><br />"Keluarga yang akan diberi alokasi transmigrasi baru ini juga berbeda, yakni khusus korban bencana Merapi," katanya.<br /><br />Menurut dia sekarang terdapat 146 keluarga korban bencana Merapi yang mendaftar untuk ikut program transmigrasi. Mereka adalah keluarga korban erupsi maupun banjir lahar dingin Merapi, terutama yang rumahnya rusak berat maupun hanyut.<br /><br />Namun, katanya, untuk memberangkatkan keluarga yang akan mencoba hidup baru di pulau lain tidak mudah karena untuk butuh biaya yang tidak sedikit. Padahal, Pemkab hanya menyediakan dana pemberangkatan untuk alokasi transmigrasi tahunan.<br /><br />Ia menuturkan, biaya pemberangkatan calon transmigran sekitar Rp5 juta perjiwa. Saat ini, Pemkab Magelang mengharapkan bantuan dana pemberangkatan tersebut dari Kemenakertrans.<br /><br />"Kami sudah berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat, semoga bantuan segera turun sehingga calon transmigran bisa diberangkatkan," katanya.<br /><br />Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja Sosial dan Transmigrasi Kabupaten Magelang, Nurhuda mengatakan, alokasi transmigrasi tahun 2011 diberikan untuk para korban bencana Merapi, ada 55 keluarga yang akan diberangkatkan ke Kalimantan dan Sulawesi.<br /><br />Menurut dia, pemberangkatan masih menunggu berbagai proses seperti kesiapan lahan yang akan ditempati, sertifikat dan sebagainya.<br /><br />Ia mengatakan, untuk pemberangkatan di luar alokasi tersebut telah dilaporkan ke Pemerintah Pusat, terutama berbagai fasilitas yang akan diberikan. Dana pemberangkatan dari Pemkab Magelang hanya mampu mengantar hingga provinsi. (Eka/Ant)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.