Masyarakat Di Himbau Tak Panik

Memasuki musim kemarau Antrian penjang kendaraan baik sepeda motor maupun mobil dibeberapa SPBU di Kota Sintang, kini menjadi pemandangan disejumlah SPBU di Kota Sintang. Baru saja mendapat pasokan BBM, warga langsung menyerbu. <p style="text-align: justify;">Agus satu diantara pengantri mengatakan, dirinya rela mengantri walaupun harus berdesak-desakan dan berjam-jam baru mendapat giliran mengisi BBM. Ia khawatir jika dirinya tidak ikut mengantri dirinya akan kesulitan mendapatkan BBM. Dengan demikian dikatakannya, dirinya yang hendak berpergian mengunakan kendaraanpun akan kesulita karena tidak ada BBM.<br /><br />“KalaU kita tidak ikut antri, takutnya kita tidak kebagian BBM.” Ujar Agus salah satu pengantri Senin (21/10/2013)<br /><br />Dikonfirmasi Pemilik SPBU Yulinda Jaya Sintang, Indra Subekti membenarkan sejak beberapa hari ini pihaknya mengambil pasokan minyak dari sanggau mengingat musim kemarau tiba.Kondisi itu mulai terlihat sejak beberapa hari terakhir.<br /><br />"kalau sudah memasuki musim kemarau kita mendapat jatah pasokan dari sanggau"kata Indra<br /><br />Indra,menjelaskan untuk melayani kebutuhan masayrakat akan BBM Sintang, pihaknya telah menyediakan stok yang mencukupi. Setiap harinya SPBU Yulinda Jaya dapat menerima supply BBM dari depot<br />Pertamina Sintang, sebanayak 32 KL masing-masing 16 KL bensin dan 16 KL solar. <br /><br />Ditambahkannya bila kondisi normal stok BBM tersebut bisa mencukupi.Selain itu, Indra membenarkan adanya keterlambatan jadwal pengisian oleh pihaknya yang seharusnya dilakukan pada pukul 06.30WIB tetapi molor hingga pukul 10.00WIB. <br /><br />“Sebenarnya dari depot Pertamina tidak terlambat, hanya saja setelah kita melakukan pengisian di depot menuju SPBU dibeberapa titik jalan macet. Sehingga kendaraan kita yang membawa BBM pun terlambat. Melihat hal itu mungkin para pengantri mengira di Sintang benar<br />terjadi kelangkaan BBM.”bebernya<br /><br />untuk itu Indra mengaharpkan kepada masyarakat untuk tidak panik dengan kondisi yang terjadi sekarang.sebab pasokan dari depot pertamina tidak mengalami pengurangan <br /><br />"kita menghimbau kepada masyarakat sintang supaya tidak khwatir sebab pasokan minyak bensin maupun solar relatif normal"tukasnya (beny)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.