Masyarakat Di Imbau Waspadai Ajaran Sesat

Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh Said Yulizal mengimbau masyarakat mewaspadai praktik penyebaran ajaran Islam yang sesat di daerah tersebut. <p style="text-align: justify;">Kepala Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh Said Yulizal mengimbau masyarakat mewaspadai praktik penyebaran ajaran Islam yang sesat di daerah tersebut.<br /><br />"Akhir-akhir ada upaya penyebaran ajaran sesat yang dilakukan sekelompok orang. Praktik kelompok itu sudah meresahkan dan ini harus diwaspadai," kata dia di Banda Aceh, Selasa.<br /><br />Ia mengatakan, ajaran yang disiarkan itu beraliran Milata Abraham. Penganut aliran ini dari kelompok Mukmin Mubalig dengan sasaran calon pengikut kalangan pelajar SMA maupun mahasiswa.<br /><br />Ia menyebutkan, berdasarkan pertemuan dengan aktivis kampus, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), kejaksaan maupun kepolisian beberapa waktu lalu terungkap ada 40 mahasiswa sudah menjadi pengikut aliran ini.<br /><br />"Ke-40 mahasiswa itu umumnya alumni sekolah favorit di Kota Banda Aceh. Sebagian mereka sudah menyadari kekeliruannya bergabung dengan kelompok tersebut," kata dia.<br /><br />MPU sendiri, kata dia, sudah mengeluarkan fatwa beberapa waktu lalu bahwa ajaran Milata Abraham sesat. Oleh karena itu, pihaknya akan menindaklanjuti fatwa tersebut.<br /><br />Menurut dia, ajaran Milata Abraham tersebut mengakui adanya rasul setelah Nabi Muhammad SAW dan meragukan kitab suci Al Quran sebagai pedoman hidup umat muslim. Mereka hanya shalat sekali, yakni tengah malam dengan diterangi lilin.<br /><br />Said Yulizal menegaskan, praktik penyiaran ajaran tersebut sudah merisaukan umat muslim. Sebab, mereka sudah menistai dan menodai agama Islam yang mayoritas dianut masyarakat Kota Banda Aceh.<br /><br />"Karena itu, kami mengimbau masyarakat jangan mudah terpengaruh ajaran ini. Kepada mereka yang sudah terpengaruh, agar sadar karena ajaran Milata Abraham itu sesat dan menyesatkan," tegas dia.<br /><br />Guna mengantisipasi penyebaran ajaran tersebut, kata dia, Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh memfasilitasi elemen masyarakat membentuk Komite Pengawasan Ajaran Islam.<br /><br />Ia menambahkan, komite tersebut dibentuk untuk membentengi masyarakat dari pengaruh ajaran Islam yang sesat. Komite ini akan menyampaikan dakwa dan menyebarkan informasi kepada masyarakat.<br /><br />"Kami juga berkoordinasi dengan aparat keamanan guna memantau keberadaan kelompok yang menodai dan menistakan Islam. Jika perlu, diambil langkah hukum menindak kelompok sesat tersebut," kata Said Yulizal.(Eka/Ant)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.