Masyarakat Dilarang Main Petasan Dekat Rumah Ibadah

Kalangan anggota DPRD Kota Palangka Raya mengingatkan masyarakat setempat agar tidak main petasan di dekat rumah ibadah. Khususnya pada saat jam-jam orang sedang melaksanakan ibadahnya, mengingat saat ini ketika malam hari banyak orang bermain petasan. <p style="text-align: justify;">"Suara petasan yang begitu keras tentu membuat orang merasa terganggu ketika menjalankan ibadah, khususnya bagi umat muslim yang saat ini sedang menghadapi bulan suci Ramadhan. Oleh sebab itu, masyarakat jangan bermain petasan di dekat rumah ibadah," kata Ketua DPRD Kota Palangka Raya Sigit K Yunianto, di Palangka Raya, Minggu.<br /><br />Menurutnya, masyarakat tidak dilarang untuk bermain petasan, yang pasti lokasinya harus dilihat dulu. Sebab, jangan sampai nanti ada orang lain yang merasa terganggu, karena tidak sedikit petasan yang mengeluarkan bunyi cukup nyaring.<br /><br />Ia juga mengatakan, bermain petasan harus dilakukan di daerah terbuka dan luas, karena apabila dilakukan di daerah pemukiman yang cukup padat penduduknya bisa menimbulkan bahaya kebakaran.<br /><br />"Kami ingatkan, agar masyarakat dalam bermain petasan cukup berhati-hati jangan sampai mengganggu atau membahayakan orang lain," ucapnya.<br /><br />Selain itu, Sigit juga meminta kepada warga non muslim yang ada di daerah itu agar dapat menghormati umat muslim ketika beribadah puasa pada saat bulan suci Ramadhan yang dijalankan umat Islam selama sebulan.<br /><br />"Sebagai warga yang hidup rukun dan toleransi tinggi, sudah sepantasnya kita saling menghormati umat lain dalam menjalankan ibadahnya," ujar Sigit.<br /><br />Selama ini Palangka Raya sudah terkenal sikap toleransi yang cukup tinggi, hubungan baik antarumat beragama telah membawa daerah ini selalu aman dan rukun.<br /><br />Sebagai bentuk menghormati umat muslim dalam menjalankan ibadah puasa hendaknya warga non muslim bisa selalu hidup tenang dan menjaga keamanan serta ketertiban dengan baik.<br /><br />"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada tokoh-tokoh agama muslim di daerah, telah memberi kontribusi positif dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun dan damai," tambahnya. <strong>(das/ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.