Masyarakat Minta Instansi Terkiat Lakukan Pembersihan

MELAWI – Lokasi Tempat Pebuangan Sementara (TPS) yang berada di pasar tradional desa Paal kecamatan Nanga Pinoh dianggap tidak layak penempetannya, karena sangat dekat dengan mushola dan tumpukan sampah mrusak pemandangan. Tak hanya itu, sampah yang kian hari menumpuk tersebut membuat aroma tak sedap.

Seorang Jamaah surau Shabirin, Abdul Hadi mengatakan, seharusnya pemerintah tidak lagi menempatkan TPS lokasi itu dan membersihkan sampah yang meluar tersebut. Hal itu agar pembuangan sampah di lokasi itu tridak terus terjadi.

“Ini sampah sudah semakin banyak. Tempat sampah yang disediakan pemerintah pun tidak bisa menampung semua sampah yang ada. lama ke lamaan sampah yang meluap ke luar ini bisa memenuhi lapangan di sekitarnya, dan aroma tak sedap semain menjadi-jadi,” katanya, Selasa (4/12).

Lebih lanjut Ia meminta kepada pemerintah untuk mengatasi persoalan sampah di lokasi tersebut. Sebab selain membuat aroma busuk menyengat, sampah tersebutlama-kelamaan akan semain banyak dan yang awalnya hanya sekedar TPS akan membuat lokasi itu bagaikan TPA.

“Kita minta pemerintah mengatasi persoalan sampah ini. jangan dibiarkan begitu saja. Ini masalah sampah saja pemerintah khususnya dinas terkait tidak bisa mengatasinya, sungguh terlalu sekali. Kita juga minta lokasi TPS jangan disitu lagi, pindahkan ke lokasi lain,” paparnya.

Keluhan tak yang sama juga disampaikan seorang warga Desa Paal, Feri. Ia mengatakan, sampah yang terbuang dilokasi itu kebanyakan tidak masuk ke TPS, namun dibuang diluar TPS. Namun begitu pemerintah tiaphari mengangkut TPS di lokasi itu, namun tidak membersihkan sampah yang meluber keluar dari TPS.

“Secara tidak lansung, ini sama saja pembiaran sampah tersebut semakin banyak. lama-kelamaan kondisi sampah tersebut akan sama dengan TPA jika tidak segera di bersihkan. Kita juga minta masyarakat tidak lagi membuang sampah di lokasi tersebut, karena baunya sangat busuk dan merusak keindahan kota,” pungkasnya. (Ed/KN)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.