Masyarakat MTQ Tak Ditunda Lagi

Kekecewaan masyarakat terhadap penundaan pelaksanaan Musabakah Tilawatil Quran (MTQ) yang beberapa kali terjadi, sampai saat ini masih melekat. Hal tersebut disampaikan Sajirin, seorang warga Ella Hilir yang juga sebagai panitia. <p style="text-align: justify;">Menurut Sajirin, pembentukan panitia jauh-jauh hari sudah dilakukan. Namun, meskipun kepanitiannya sudah siap, namun anggarannya yang belum siap. “Sejak tahun 2014 panitia sudah dibentuk, tapi pelaksanaannya selalu ditunda-tunda terus,” kesalnya, ketika menghubungi Koran ini, kemarin.<br /><br />Seperti yang diberitakan diberbagai media, penundaan terjadi karena kesiapan anggaran yang belum siap. Bahkan terjadi juga terhadap penundaan yang dilakukan tahun 2016 ini, dana untuk para kafilah yang belum siap. <br /><br />“Seharusnya, jauh-jauh hari, selain mempersiapkan panitianya, anggaran untuk kegiatan ini juga harus sudah disiapkan, jadi tidak molor terus,” ucapnya.<br /> <br />Kekecewaan yang dirasakan Sajirin juga dirasakan oleh panitia lainnya dan masyarakat juga sudah mempersiapkan segalanya. Seperti periapan yang dilakukan panitia pemasangan bendera, spanduk ddan yang lainnya. Masyarakat juga sudah kecewa, pembuatan stand di sekeliling lapangan sudah disiapkan, namun pelaksanaan kembali ditunda.<br /><br />“Belum lagi para pelajar SMP dan SMA yang sudah berlatih pagi dan sore hingga meninggalkan pelajaran di sekolah.  Latihan sudah mantap, pelajaran harus ketinggalan. Tapi kenyataannya, pelakssanaan ditunda lagi. <br /><br />Sebetulnya ada niat atau tidak melaksanakan MTQ ini,” kata Sajirin.<br />Sajirin berharap, jadwal penundaan yang akan ilaksanakan Februari ini bisa terealisasi. Sebab jika tidak, maka akan menambah kekecewaan panitia dan masyarakat di Kecamatan Ella Hilir yang sudah mempersiapkan segalanya.<br /><br />“Kalau ditunda lagi, sudah tidak tau kami harus bilang gimana. Kalau ditunda lagi, berarti memang tidak mau melaksanakannya. Inikan event rutin yang bertujuan untuk mensyari’atkan agama. Jadi harus dilaksanakan,” ucapnya.<br /><br />Terepas mampu atau tidaknya mengejar MTQ tingkat provinsi, Sajirin, tetap meminta Pemerintah merealisasikan kegiaatan MTQ tersebut pada Jadwal yang ditentukan yakni Februari. “Kalau untuk mengiuti MTQ provinsi, tipis harapan. Tapi paling tidak di tingkat melawi tetap melaksanakannya,” pungkasnya. (KN)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.