Melebihi Ketentuan, Bawaslu Melawi Akan Bongkar APK Caleg

MELAWI – Ketua Badan pengawas Pemilu (Bawaslu) Melawi, Johani mengatakan, pihaknya akan melakukan penertiban Alat Praga Kampanye (APK) yang melebihi jumlah sesuai aturan dan tidak pada tempatnya seperti di pohon, hari ini (Jumat-Red) .

“Yang melebihi sebagaimana ketentuan KPU. Yakni satu partai itu hanya boleh memasang baleho di satu desa 5 lembar dan 10 spanduk per partai perdesa. dari hasi meping dan pengawasan selama beberapa bulan belakangan ini, kita temukan sejumlah baliho dan spanduk milik Caleg yang nakal. Memasang spanduknya melebihi ketentuan KPU,” katanya saat ditemui di ruangan kerjanya, Kamis (31/1).

Lebih lanjut Johani mengatakan, hasil pantauan pihaknya, Caleg yang memasang baliho dan spanduk melebihi ketentuan tersebut berada di Desa Paal dan di Desa Baru. Pihak partai yang bersangkutan sudah disurati berkenaan dengan pelanggaran tersebut, agar bisa menyampaikan ke Calegnya untuk menurunkan APK nya.

“Namun karena sudah beberapa kali disurati namun tidak diindahkan, maka mau tidak mau kita tertibkan. Saya sudah berkoordinasi dengan Camat dan Pol PP Kecamatan berkenaan dengan penertiban tersebut,” jelasnya.

Johani mengatakan, jumlah APK yang melebihi ketentuan tersebut kurang lebih sekitar 24 sampai 25 APK. Yang mana APK tersebut sengaja dipasang yang kemungkinan besar untuk memperkanalkan dirinya “APK ini milik dua orang Caleg di satu partai yang sama,” paparnya.

Selain itu, Johani mengatakan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak pemerintah terkait APK yang terpasang diluar APK.

“Kalau untuk diluar zona yang sudah ditentukan, kami akan membahasnya kembali dengan pihak pemerintah,” ujarnya.

Johani menuturkan, peserta pemilu harus memahami dan mematuhi aturan kampanye.Dengan demikian pemasangan APK sesuai dengan titik-titik yang ditetapkan.

“Ada beberapa tempat yang dilarang memasang APK. Pertama tempat ibadah, rumah sakit, Gedung atau fasilitas milik pemerintah dan lembaga pendidikan,” ucapnya.

Pemasangan APK boleh dipasang di tempat milik perseorangan dengam syarat mendapat izin tertulis dari pemilik lokasi pemasangan.

“Sanksinya jika melanggar, maka APK yang dipasang tidak sesuai dengan aturan berlaku maka APK yang dipasang akan dilepas,”pungkasnya. (Ed/KN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.