Membangun Infrastruktur di Sintang Tak Mudah

SINTANG – Wakil Ketua DPRD Sintang, Terry Ibrahim menilai untuk membangun infrastruktur Kabupaten Sintang yang meliputi 14 Kecamatan tak semudah membalik telapak tangan.

Pernyataan tersebut dikatakan Terry menyusul masih banyaknya pekerjaan rumah bagi pemerintah Sintang untuk membangun infrastruktur yang layak bagi masyarakat.

“Membangun jalan dan jembatan tidak mudah, Sebab membutuhkan dana yang sangat besar. Kalau melihat kemampuan APBD kita, saat ini memang tidak mencukupi untuk menangani kondisi infrastruktur,” katanya, Selasa (8/5).

Terry menilai, langkah Bupati Sintang Jarot Winarno yang membangun dari daerah pinggiran itu sudah tepat.“Apalagi, Bupati kita ini rajin turun ke pelosok Bumi Senentang. Jadi beliau lebih memahami, mana kondisi jalan dan jembatan yang mesti masuk skala prioritas pembangunan,” tuturnya.

DPRD Sintang, lanjut dia, hanya mampu mendorong dari sisi penganggaran untuk pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, baik di kawasan pedalaman maupun pusat pemerintahan.

“Yang jelas kita sesuaikan dengan kemampuan APBD kita,” tutur Terry.

Terpisah, Bupati Sintang, Jarot Winarno mengakui, infrastruktur dasar seperti Jalan, Jembatan, Pendidikan, dan Kesehatan masih menjadi persoalan yang belum dapat diatasi secara merata. Tetapi, Pemkab Sintang terus berupaya menekan persoalan tersebut.

“Makanya kita kerja keras untuk menangani kegawatdaruratan infrastruktur yang saat ini telah menjadi prime mover pembangunan kita. Masalahnya, ya lagi-lagi soal pendanaan saja,” ungkap Jarot. (Okt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.