MK Akan Bangun Pusat Dokumentasi Sejarah Konstitusi

Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi Janedjri M Gaffar mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia untuk membangun pusat dokumentasi sejarah konstitusi. <p style="text-align: justify;">Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi Janedjri M Gaffar mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia untuk membangun pusat dokumentasi sejarah konstitusi.<br /><br />"MK bekerja sama dengan ANRI karena di sana banyak ditemukan arsip-arsip perjalanan bangsa, termasuk konstitusi," kata Janedjri di Jakarta, Kamis.<br /><br />Menurut dia, pembangunan pusat dokumentasi sejarah konstitusi ini akan dimulai pada 2011 dengan anggaran Rp1 miliar. "Pada 2012 sudah selesai," tegasnya.<br /><br />Janedjri mengungkapkan bahwa pusat dokumentasi tersebut akan dibangun di lantai 5 Gedung MK. "Di sana ada perpustakaan, ada taman hingga ke balkon dom (kubah MK)," ungkapnya.<br /><br />Berkaitan dengan rencana pembangunan ini, lanjutnya, saat ini pihaknya akan merencanakan masalah substansinya, menyusun sejarah secara lengkap, dan "collecting" (pengumpulan) data.<br /><br />"Bagaimana sebelum kemerdekaan, zaman BPPKI bagaimana, teksnya seperti apa, konstitusi RIS itu seperti apa," urai Janedjri.<br /><br />Untuk itu, katanya, pihaknya mendatangi Gedung ANRI dan telah ditunjukkan berbagai dokumen sejarah tersebut.<br /><br />Dia menjelaskan pembangunan pusat data ini terkait dengan banyaknya mahasiswa dan masyarakat yang datang ke MK.<br /><br />"Kami ini kedatangan mahasiswa atau masyarakat, sehari-hari rata-rata per rombongan 100 orang, bahkan pernah 200 orang numpuk aula," ungkapnya.<br /><br />Dengan pusat dokumentasi tersebut, lanjutnya, masyarakat tidak hanya diberi ceramah, tetapi juga diperlihatkan sejarah konstitusi.(Eka/Ant)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.