Mobil Dinkes Melawi Terbakar

Mobil merk Toyota Kijang Kapsul milik Dinas Kesehatan (Dinkes) Melawi ber nomor polisi KB 1491 E, yang merupakan mobil hibah dari Sintang, terbakar secara tiba-tiba ketika sedang berjalan, Sabtu (3/10) di Depan SD 1 Nanga Pinoh, tikungan tanjung. <p style="text-align: justify;">Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun sebuah tas milik pengendara ikut hangus terbakar.<br /><br />Mobil tersebut datang ke SD Negeri 1 Nanga Pinoh dikendarai oleh Budi dengan membawa 3 orang rekannya, Jejen, Purwono dan Pendi, serta membawa alat foging dan dua ken bahan bakar minyak jenis solar dan bensin. <br /><br />“Kami ke SD 1 ini melakukan foging. Setelah melakukan fogig di SD 1 ini, rencananya kami akan melakukan foging di SD Yos Soedarso. Namun baru saja keluar dari gerbang SD 1, tiba-tiba di belakang muncul asap dan keluar api. Kami ber empat didalamnya lansung keluar, sembari membawa ken minyak solar dan bensin serta alat figing yang ada di dalamnya,” ungkap Jejen ketika ditemui ketika kejadian. <br /><br />Ken BBM yang ada di dalam mobil tersebut digunakan sebagai bahan bakar mesin foging. Dan ketika kejadian kedua ken tersebut berhasi diselamatkan. Sementara sumber api tidak diketahui dari mana. <br /><br />“Kemungkinan konslet kabel-kabelnya. Tapi tanda-tandanya tidak ada, mobil menyala seperti biasa dan baru jalan sekitar 5 meter dari tempat parker, tiba-tiba berasap dan menimbulkan api,” paparnya.<br /><br />Kejadian tersebut sempat menghebohkan warga yang berada di sekitar pasar Nanga Pinoh, hingga warga berbondong-bondong berdatangan ke lokasi untuk melihat kejadian tersebut, dan membuat jalannya macet. Sebab lokasi kejadian sangat dekat dengan pasar dan jalan protokol.<br /><br />Mobil berhasil dipadamkan oleh pihak Badan Sosial Pemadam Bahaya Kebakaran (BS-PBK), setelah 20 menit setelah terjadinya kebakaran.<br /><br />Setelah mobil berhasil dipadamkan, pihak Polantas lansung membawa mobil tersebut ke Pos lantas agar tidak menutupi dan mengganggu akses lalu lintas. (KN)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.