MTQ VII Nanga Pinoh Dibuka, Wabup : Jadikan Momen Ini Sebagai Wujud Cinta Al Quran

Melawi (kalimantan-news.com) – Wakil Bupati Melawi, H.Dadi Sunarya Usfa Yursa membuka secara resmi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qu’ran (MTQ) ke VII Tingkat Kecamatan Nanga Pinoh yang dipusatkan di Desa Paal, Rabu sore (13/11). Kegiatan tersebut dihadiri Ketua LPTQ Kecamatan Nanga Pinoh, Junaidi, tokoh masyarakat Melawi, H.Amri Kalam,  Camat Nanga Pinoh, Sonten, Ketua MUI Melawi, H. Joko Supeno, kepala KUA Nanga Pinoh,H. Nuryanto, ketua GOW Melawi, Raisya Sarbina, Ketua tim PKK Melawi, Nurbetty Eka Mulyastri, PJ Kades Paal, Nanni Prameswari, Ketua  Danramil Nanga Pinoh, Kapolsek Nanga Pinoh, para tokoh masyarakat, tokoh agama, Para kepala Desa dan kafilah.

Penyerahan Piala bergilir MTQ Kecamatan Nanga Pinoh dari Camat ke Ketua Panitia Pelaksana MTQ Kecamatan Nanga Pinoh (Kalimantan-News/Irawan) 

Wakil Bupati Melawi, Dadi Sunarya Usfa Yursa mengatakan, pihak Pemerintah Kabupaten Melawi menyambut baik dan mengapresiasi yang setingi tingginya pelaksanaan MTQ ke VII Tingkat Kecamatan Nanga Pinoh ini.
“Jadikan kegiatan ini sebagai memperkuat Ukhuwah Islamiyah serta momentum kebangkitan untuk mewujudkan umat Islam sebagai masyarakat yang cinta Al Quran. Guna mewujudkan Kabupaten Melawi sebagai model negeri maju dan makmur di Indonesia . Yang dalam implikasinya memang merupakan kewajiban dan juga menjadi tanggung jawab umat Islam di Kecamatan Nanga Pinoh ini,” ungkapnya.

Wakil Bupati Melawi, Dadi Sunarya Usfa Yursa bersama Ketua PKK Melawi saat melepaskan balon ke udara (kalimantan-news/Irawan) 

Lebih lanjut Dadi yang juga menjabat sebagai Ketua LPTQ Kabupaten Melawi ini  berharap kepada seluruh masyarakat di kecamatan Nanga Pinoh, melalui MTQ VII ini benar benar menjadi filter penyaring berbagai dampak negatif kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi  yang tak selaras dengan kandungan Al Quran. “Jadikan pula MTQ VII ini pondasi untuk menjadikan masyarakat, terutama generasi muda yang peduli, kreatif dan senantiasa melakukan perubahan ke arah kebaikan,” pesannya.
Dikatakannya, bahwa Al Quran adalah lampu penerang hati dalam menembus lika liku hidup dan kehidupan. serta sebagai benteng yang kokoh dan ampuh untuk menahan pesona godaan yang menyesatkan.
Sementara itu Ketua LPTQ Kecamatan Nanga Pinoh, junaidi berpesan kepada para seluruh peserta agar tetap menjaga kesehatannya selama berlangsungnya kegiatan. “Saya juga mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada semua pihak yang ikut mensukseskan kegiatan ini agar dapat terlaksana,” ucapnya.
Dikesempatan yang sama, Camat Nanga Pinoh, Sonten berharap selain menjadi media dakwah, kegitan MTQ ini dapat juga meningkatkan rasa toleransi antar umat beragama di Kecamatan Nanga Pinoh, khususnya di Kabupaten Melawi. “Saya juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada seluruh panitia yang sudah bekerja keras, agar kegiatan ini dapat terlaksana,” katanya.
Sonten juga berpesan kepada seluruh kafilah yang hadir untuk memberikan penampilan terbaiknya. Sehingga melahirkan, para juara yang terbaik untuk mewakili Kecamatan Nanga Pinoh nantinya pada ajang MTQ Tingkat Kabupaten Melawi pada tahun depan yang direncanakan diselenggarakan di Kecamatan Belimbing.
Sementara itu Pj Kades Paal, Nanni Prameswari mengatakan adapun tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas baca Alquran, membangun partisipasi aktif umat islam serta membentuk karakter generasi yang Islami yang berahlakqul karimah. “Semoga Desa Paal menjadi juara pada MTQ kali ini,” harapnya.
Ditempat yang samapula, Ketua panitia kegiatan, Zawardi menyampaikan bahwa bahwa MTQ ke VII Tingkat kecamatan Nanga Pinoh di Desa Paal, mengangkat tema melalui MTQ kita jadikan sebagai aktualisasi makna dan syiar Al Quran sebagai sumber inspirasi pembanguna bangsa yang berkarakter, religius, rukun dan bersatu.
“Dari 17 Desa yang ada di Kecamatan Nanga Pinoh. Data yang masuk ke panitia baru 14 desa atau Kafilah yang terdaftar mengikuti kegiatan atau sebanyak 268 peserta. Sedangkan tiga desa yakni Desa Poring, Desa Kebebu dan Desa Tembawang Panjang tidak mengirimkan utusan kafilah nya,” pungkasnya. (Irawan/KN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.