MURA Tingkatkan Tanaman Padi Di Desa Pedalaman

Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah mulai tahun ini memprioritaskan peningkatan produksi pertanian, terutama tanaman padi di sejumlah desa pedalaman yang rawan pangan di daerah itu. <p style="text-align: justify;">"Kami akan mendorong untuk meningkatkan tanaman padi guna mengantisipasi terjadinya kekurangan pangan yang sering dialami pada musim kemarau," kata Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Murung Raya (Mura), Pujo Sarwono di Puruk Cahu, Kamis.<br /><br />Menurut Pujo, sejumlah desa yang berada di pedalaman kabupaten paling utara Kalimantan Tengah ini memang sering terjadi kesulitan pangan akibat warga setempat gagal panen terutama musim kemarau dan sulitnya angkutan barang.<br /><br />Untuk mengatasi masalah itu, warga di pedalaman nantinya mendapat pembinaan untuk menekuni mata pencaharian dengan bertani khususnya tanaman padi.<br /><br />"Upaya meningkatkan tanaman padi ini minimal untuk kebutuhan sendiri diharapkan tidak lagi warga kesulitan mendapat pasokan dari luar daerah," katanya.<br /><br />Apalagi pendistribusian kebutuhan pokok itu yang sering terhambat karena terkendala akses jalan baik melalui sungai maupun darat yang sangat sulit, ditambah karena biasanya biaya angkutan lebih mahal sehingga harga jual kepada masyarakat akan sangat tinggi.<br /><br />Pemerintah daerah berupaya membina masyarakat pedalaman untuk bisa memproduksi padi sendiri dan bahan pangan lainya supaya menghidari terjadinya rawan pangan.<br /><br />Murung Raya merupakan kabupaten di pedalaman Sungai Barito, masih mengalami kendala dalam lahan pertanian yakni minimnya sarana persawahan dan warga masih mengandalkan lahan pertanian terutama tanaman padi ladang atau padi gunung.<br /><br />"Kendala lahan ini karena sekitar 90 persen daerah ini merupakan lahan kering sehingga sulit untuk dikembangkan persawahan," jelas dia.<br /><br />Selain itu kebiasaan para petani saat ini adalah cenderung ladang berpindah-pindah sehingga sangat tergantung sekali terhadap musim hujan ditambah lagi adanya larangan membakar lahan.<br /><br />Pihaknya berupaya menciptakan lahan untuk tanaman padi secara menetap untuk masyarakat petani, termasuk juga melakukan pendampingan dan pembinaan secara intensif kepada para petani dalam mengelola lahan pertanian khususnya tanaman padinya nanti.<br /><br />"Kami akan mengembangkan usaha pertanian menetap untuk memanfaatkan lahan potensial dengan membangun sarana dan prasarana yang ada," kata Pujo. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.