Nekat, Anak Dibawah Umur Nyolong di Rumah Guru

Seorang anak berusia dibawah umur,sebut saja Kurin (16), berhasil dikerengkeng pihak Polsek Nanga Pinoh usai melakukan pencurian di rumah Eno, seorang guru yang tinggal di BTN Telkom, Selasa (3/11). <p style="text-align: justify;">Aksi kriminal tersebut dilakukan pelaku seorang diri disiang bolong, dengan memanfaatkan situasi rumah korban yang sedang sepi dan ditinggal tanpa dikunci.<br />  <br />Kapolsek Nanga Pinoh, Yoyok Kuswoyo ketika dikonfirmasi di ruangannya menceritakan kronolisnya, pada saat kejadian rumah korban dalam keadaan kosong. Korban bekerja dan anak-anaknya sedang sekolah. Sementara istrinya korban sedang keluar rumah sebentar untuk belanja. Namun rumah ditutup tapi tidak dikunci.<br /> <br />“Pada saat pulang, istri korban melihat pintu terbuka semua, termasuk pintu kamar. Setelah dilakukan kroscek ternyatan terdapat barang hilang, diantaranya tablet merk Advan, 3 buah celengan berisi uang kertas dan uang logam yang disimpan kamar. Total kerugian 2400 ribu,” ungkapnya.<br /> <br />Lebih lanjut Yoyo mengatakan, setelah tau ada barang yang hilang, istri korban menyampaikan ke Korban, dan korban menyampaikan ke Polsek. Pada saat bersamaan, ada tetangga korban yang melihat tersangka membawa kresek berjalan dari arah rumah korban, dengan gelagat mencurigakan. Dengan berbekal informasi itu, anggota Polsek melakukan penyelidikan dengan cara menginventasir pelaku kejahatan yg mempunyai modus yang sama seperti itu. <br /> <br />“Penyelidikan mengerucut kepada tersangka dibawah umur itu, dan dilakukan pemantauan di rumah tersangka, kemudian dilakukan penangkapan serta penggeledahan. Itu kami lakukan pada hari yang sama Pukul 13.00 WIB. Saat ditangkap pelaku tidak melawan. Dalam penggeledahan ditemukan uang tunai, dan setelah ditanya, barang curian di sembunyikan tersangka di belakang rumah serta tablet di dalam rumah. Kami lansung membawa tersangka ke polsek beserta barang buktinya,” jelasnya. <br /><br />Yoyok mengatakan, tersangka merupakan pelaku yang pernah melakukan hal yang sama, sekitar 3 bulan yang lalu. Tersangka mengambil handpon di rumah orang.</p> <p style="text-align: justify;">Namun pada saat itu proses hukumnya dilakukan diversi karna masih anak dibawah umur. Namun untuk kali ini tersangka akan tetap diproses karena mengulang tindak pidana, sehingga proses lansung ke pengadilan. <br /><br />"Tersangka dikenakan pasal 362, tentang pencurian biasa. Ancaman hukumannya 5 tahun penjara," pungkasnya. (KN)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.