Operasi Zebra Selesai, 673 Pengendara Tertilang

Dua minggu berlalu operasi zebra 2016 usai dilaksanakan Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Melawi. Hasil operasi zebra tersebut sebanyak 673 pengendara dikenakan tilang karena melanggar aturan lalu lintas. Sedangkan 481 pengendara diberikan teguran tertulis. <p style="text-align: justify;">Kasat Lantas Polres Melawi, AKP Aang Permana yang dihubungi Selasa Malam (29/11),  mengungkapkan pelanggaran yang paling banyak dilakukan oleh pengendara kendaraan bermotor adalah soal perlengkapan berkendara seperti tak adanya spion dan kelengkapan kendaraan lainnya.<br /><br />“Dalam operasi zebra di Melawi, paling tinggi pelanggaran adalah terkait perlengkapan kendaraan ini mencapai 248 tilang. Sedangkan untuk pelanggaran karena tak menggunakan helm mencapai 252 tilang,” katanya.<br /><br />Sementara itu, lanjut Aang, pelanggaran karena tak membawa atau memiliki SIM dan STNK mencapai 134 tilang. Untuk pelanggaran terhadap rambu-rambu lalu lintas mencapai 39 tilang. “Kesadaran masyarakat untuk membawa SIM dan STNK sudah semakin tinggi, “ terangnya.<br /><br />Aang menjelaskan tingginya angka tilang ada kelengkapan berkendara seperti spion dan penggunaan helm dikarenakan memang hal tersebut menjadi target utama dalam operasi zebra. Sementara surat menyurat seperti SIM dan STNK bukanlah target utama dalam operasi tersebut.<br /><br />“Karena operasi zebra ini menyasar pada pelanggaran yang terlihat secara kasat mata dan berpotensi menyebabkan kecelakaan fatalitas. Seperti kalau tak pakai helm, potensi kecelakaan fatalnya kan lebih tinggi. Begitu pula dengan kendaraan yang tak dilengkapi dengan spion bisa membahayakan pengendara atau orang lain,” terangnya.<br /><br />Dari operasi zebra selama dua pekan, Aang mengakui sudah begitu banyak dampak positif, terutama terkait dengan disiplin berlalu lintas. Kini animo masyarakat untuk menggunakan helm, melengkapi kendaraannya dengan spion serta selalu membawa surat menyurat semakin tinggi.<br /><br />“Begitu juga dengan masyarakat yang membuat SIM juga semakin tinggi, kemudian juga pembayaran pajak kendaraan bermotor juga ikut naik. Hal ini menunjukkan kesadaran masyarakat berdisiplin lalu lintas serta melaksakan kewajibannya juga semakin baik,” katanya.<br /><br />Usainya pelaksanaan Operasi Zebra 2016 tersebut, Aang mengharapkan, peningkatan kesadaran dan disiplin berlalu lintas di Melawi dapat terus dipertahankan. Sehingga kesadaran masyarakat tak hanya muncul saat dilakukan operasi atau razia semata. (KN)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.