Pariwisata di Gunung Slamet masih Normal

Kendati aktivitas vulkanik Gunung Slamet, yang kakinya berada di Kabupaten Purbalingga, Banyumas, Brebes, Tegal, dan Pemalang (Jawa Tengah), masih di atas normal, aktivitas pariwisata di lereng gunung itu tak terpengaruh. <p style="text-align: justify;">Lokasi obyek wisata di Kabupaten Purbalingga dan Banyumas berada dalam jarak aman dari radius steril yang ditetapkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, sejauh dua kilometer. Sementara Dinas ESDM Kabupaten Banyumas memeriksa suhu panas pemandian Baturaden di kaki Gunung Slamet.<br /><br />“Memang dinas ESDM dengan alat thermometer itu untuk air panas di pancoran 3 dan 7. Untuk di pancoran 3 pukul 10, 46,6 derajat celcius, cdan pancoran 7 itu 51 celcius. Itu tidak terjadi trens signifikan peningkatan suhu,” kata Sigit Wadiadi, Senin (17/3/2014).<br /><br />Beberapa wisatawan justru penasaran ingin melihat langsung kondisi gunung setinggi 3.428 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu.<br /><br />Ia menjelaskan, kendati status Gunung Slamet masih ditetapkan Waspada (level II), sejumlah obyek wisata di kabupaten itu tetap aman untuk dikunjungi. Lokasinya jauh dari kawasan rawan bencana (KRB) yang ditetapkan PVMBG.<br />Berdasarkan potensi bahaya, wilayah di sekitar gunung dibagi tiga zona KRB. Zona KRB III adalah kawasan yang selalu berpotensi dilanda aliran lava, gas beracun, awan panas, lontaran batu (pijar), dan hujan abu lebat dalam radius 2 km dari puncak.<br /><br />KRB II adalah kawasan yang berpotensi dilanda ancaman serupa dalam radius 4 km. KRB I adalah kawasan dalam radius 8 km dari puncak.<br /><br />Lokawisata Baturaden di Kabupaten Banyumas, yang berada pada 5-6 km dari puncak Gunung Slamet juga masih dibuka. Kepala Subbagian Tata Usaha Lokawisata Baturaden Kusmantono mengatakan, kondisi di lokawisata aman dan pengunjung normal sekitar 300 orang per hari.<strong> (Syariful/HF/das/rri)</strong><br /><br /></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.