PDAM Kapuas Utamakan Pelayanan Pada Masyarakat

Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah Ir H Sri Harjito mengatakan, perusahaan yang dipimpinnya mengutamakan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. <p style="text-align: justify;">"PDAM itu orientasinya yang paling penting memberikan pelayanan dalam penyediaan air bersih layak minum kepada masyarakat secara optimal," katanya di Kuala Kapuas, Minggu. <br /><br />Meskipun sebagai perusahaan daerah yang berorientasi pada pelayanan publik, namun PDAM juga dituntut untuk mengejar laba guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Kapuas dari bagi hasil. <br /><br />Namun kata Harjito yang pernah menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Pulang Pisau ini, masalah laba bukanlah hal utama, meskipun kedepannya diharapkan dapat menghasilkan laba. &lt;br /><br />Dia menjelaskan jika ada perbedaan biaya operasional produksi dengan hasil tagihan rekening pelanggan ada keuntungan maka baru ada bagi hasil dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Kapuas. <br /><br />"Untuk sementara ini, PDAM Kapuas kalau hanya untuk perbedaan antara biaya operasional dengan hasil tagihan dapat dikatakan plus," katanya. <br /><br />Hanya saja, katanya, karena adanya nilai penyusutan investasi barang-barang PDAM Kapuas yang cukup tinggi akhirnya keuntungan dari PDAM Kapuas menjadi minus. <br /><br />Meskipun keuntungan PDAM masih minus, akan tetapi arus kas masih dalam posisi plus sebelum adanya biaya penyusutan barang-barang investasi dalam setiap tahun Rp1,2 miliar yang sampai saat ini masih belum dilakukan penghapusan, katanya. <br /><br />Dia mengungkapkan bahwa yang menjadi masalah pihaknya sampai sejauh ini bahwa barang-barang investasi tersebut sebagian sudah tidak ada lagi namun masih tercatat sebagai barang inventaris. <br /><br />"Sejak berdiri tahun 1982 sampai sekarang, barang-barang tersebut belum dilakukan penghapusan sehingga mengakibatkan biaya tinggi bagi PDAM Kapuas," katanya. <br /><br />Harjito mengatakan dengan adanya kegiatan-kegiatan penguatan yang dilakukan oleh PDAM Kapuas sekarang ini diharapkan diakhir masa jabatannya PDAM Kapuas dapat membagi deviden. <br /><br />Hal tersebut dikatakan Sri Harjito menanggapi realisasi PAD Kabupaten Kapuas untuk tahun anggaran 2010 dari sektor bagi hasil laba PDAM Kapuas yang masih nol persen. <br /><br />Selain itu, kesulitan yang dihadapi olehnya yakni peta jaringan yang saat ini sedang dikonsultasikan dengan pihak konsultan yang waktu pelaksanaannya paling cepat satu tahun untuk perencanaan. <br /><br />Sedangkan target kegiatan dari PDAM Kapuas yang sedang dipersiapkan pihaknya pada tahun 2012 mendatang air PDAM Kabupaten Kapuas sudah tidak keruh lagi. <strong>(das/ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.