Pekerjaan Lanjutan Jalan Kenore-Mahap Kota Dianggarkan 2019

PONTIANAK – Anggota DPRD Provinsi dapil VI Sanggau-Sekadau komisi IV Tanto Yakobus, saat ditemui dirumahnya di Pontianak katakan, lanjutan pekerjaan jalan Provinsi Rawak – Kenore dengan pagu dana 58 Milyar anggaran APBD Provinsi 2017 sudah selesai.

“Untuk pekerjaan lanjutan dari Kenore sampai ke kota Nanga Mahap dilanjutkan menggunakan anggaran APBD Provinsi 2019. Belum tau pagu dananya berapa,” ucapnya Senin (28/5/18).

Selain itu ia juga katakan, untuk pekerjaan jalan Nanga Mahap – Karang betung sepanjang kurang lebih 8 kilometer yang menggunakan APBD Kabupaten Sekadau sebesar 10 Milyar.

Ia juga menjelaskan tentang status jalan Kayu lapis yang seperti kita ketahui sampai saat ini adalah non status (tdk bertuan) dikarnakan perusahaan yang membangun jalan tersebut sudah pailit atau bangkrut. Penyerahan dari pihak perusahaan kepada pemerintah pusat juga tidak ada.

Tapi kata dia, ada alasan pemerintah untuk membangunnya apabila ada pembangunan atau aset negara seperti air terjun dan tempat pariwisara.

“Atau harus dimekarkan menjadi Kecamatan supaya ada bangunan pemerintah atau aset negara antara lain Kantor camat, Kapolsek serta Danramil agar jalan bisa dibangun oleh pemerintah,” jelas Tanto.

Tanto juga menjelaskan tentang perlunya Marka jalan (garis jalan). Karna, sangat berpengaruh kepada pengemudi apalagi berkendara pada malam hari. Jika tidak ada marka jalan (garis jalan) sangat sering pengemudi mencuri jalan yang tentunya sangat berbahaya.

“Kalau jalan negara, itu tanggung jawab Dinas Perhubungan pusat, jalan Provinsi tanggung jawab Dinas Perhubungan Provinsi demikian juga dengan jalan Kabupaten,” paparnya. (AS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.