Pembibit Gaharu Dusun Mendarin, Perlu Pembinaan

Camat Mentebah A.M Johan, YS mengatakan bahwa masyarakat yang ada di Desa Mendarin Kecamatan Mentebah rata-rata melaksanakan pembibitan karet secara swadaya sejak Tahun 2008 hingga sekarang, potensi bibit yang dibudidayakan masyarakat setempat tersebut merupakan bibit gaharu yang berkaulitas super, yiatu gaharu jenis ransin bukit dan gaharu jenis ransin pantai. <p style="text-align: justify;">Namun hingga saat ini para pembibit tersebut belum mendapat perhatia atau pembinaan dari Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu melalui instansi terkait. <br /><br />“Rata-rata setiap kepala keluarga di Mendari itu ada pembibitan Gaharu, dan selama ini sudah banyak yang mengambil bibit gaharu dari mereka termasuk juga Dinas Perkebunan dan Kehutanan, bahkan Kabupaten Sintang dan Sanggau juga pernah membeli bibit gaharu dari masyarakat Mendarin,” tuturnya  kepada wartawan, pada Selasa (29/11-2011).<br /><br />Dijelaskannya masyarakat menjual bibit gaharu tersebut rata-rata dari seribu rupiah hingga dua ribu rupiah, dan masing-masing kepala keluarga memiliki bibit gaharu berkisar puluhan ribu batang bibit gaharu, meskipun selama ini masyarakat tidak memiliki kendala dalam pembibitan, namun Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu setidaknya melakukan pembinaan kepada mereka, dengan demikian bibit gaharu yang ada di Desa Mendarin memiliki sertifikasi tidak hanya itu selama ini masyarakat membeli pupuk secara pribadi. <br /><br />Menurutnya Pemkab selain mengalakan perkebunan karet dan sawit, perkebunan gaharu juga mesti digalakan, dengan memperhatikan para pelaku pembibit gaharu yang selama ini melakukan secara swadaya. <br /><br />“Jika mereka ini benar-benar dibina Saya rasa akan lebih baik, sebab bibit yang mereka hasilkan itu merupakan bibit gaharu yang memiliki kualitas, bayangka saja selama ini sudah lebih dari 200 ribu batang bibit gaharu terjual baik untuk kebutuhan masyarakat lokal disini maupun para Kabupaten lain yang memerlukannya, untuk itu perlu adanya sertifikasi,” singkatnya. <strong>(phs)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.