Pemkab Banjar Petakan Lima Potensi Bencana

Pemerintah Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, memetakan lima potensi bencana yang sering melanda sejumlah wilayah di kabupaten tersebut. <p style="text-align: justify;">"Ada lima potensi bencana yang sering melanda Kabupaten Banjar dan seluruhnya sudah terpetakan sehingga bisa diambil langkah pencegahan dan penanganan," ujar Sekretaris Daerah Banjar, Nasrun Syah di Martapura, Senin.<br /><br />Lima potensi bencana akibat fenomena alam tersebut, yakni bencana banjir, kebakaran lahan, hutan dan pemukiman, angin kencang atau puting beliung, kekeringan dan tanah longsor.<br /><br />Menurut dia, potensi bencana itu sudah dipetakan sebagai sumber data yang menyangkut permasalahan, posisi, tingkat rawan bencana dan sumberdaya yang dimiliki sehingga dapat dimanfaatkan bagi penanganan.<br /><br />"Penanganan yang dilakukan baik sebelum atau pra bencana, tanggap darurat maupun pasca bencana sehingga langkah yang diambil tidak merugikan warga yang menjadi korban bencana," ungkapnya.<br /><br />Ia mengatakan, sesuai laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, sepanjang 2011 terjadi 159 kali bencana alam yang menimbulkan korban jiwa sebanyak 16 orang dan delapan orang luka ringan.<br /><br />Jumlah anggota masyarakat yang menjadi korban bencana baik banjir, angin puting beliung dan kebakaran sebanyak 1.136 jiwa atau 504 kepala keluarga serta lahan yang terbakar seluas 1.168,5 hektare.<br /><br />Sementara, bencana alam yakni banjir yang terjadi sejak awal 2012 melanda 8 kecamatan dan merendam 100 desa yang mengakibatkan ribuan rumah yang terdiri dari 11.576 KK kebanjiran.<br /><br />"Banjir akibat luapan Sungai Riam Kanan dan Riam Kiwa itu juga menggenangi areal persawahan seluas 562 hektare, perkebunan 144 hektare, 22 buah puskesmas, 5 buah pustu, 22 puskesdes dan 64 sekolah," ujarnya.<br /><br />Dikatakan, Pemkab Banjar sudah melakukan penanganan pascabencana seperti memberikan bantuan kepada warga yang menjadi korban, di samping menyiapkan aparatur dan peralatan bantuan bencana.<br /><br />Ditambahkan, hal yang patut dibanggakan adalah terpilihnya BPBD Banjar sebagai instansi terbaik pertama tingkat nasional pada Rakornas sekaligus peringatan HUT BNPB ke-4 di Jakarta tanggal 1-3 Februari 2012.<br /><br />"Penghargaan terbaik pertama se-Indonesia diberikan untuk kategori logistik dan peralatan yang disiapkan dalam penanganan pascabencana dan diharapkan ke depan penanganan semakin baik," katanya. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.