Pemkab-Kemenpora Akan Bangun Sirkuit Balap

Dalam hal pembinaan dan pembangunan olahraga, proses mencapai prestasi harus diperhatikan. Masyarakat harus dilibatkan dalam pembangunan tersebut sehingga olahraga tersebut mengakar ditengah masyarakat dan suatu daerah akan menghasilkan atlit berprestasi yang tidak akan pernah habisnya. <p style="text-align: justify;">Demikian harapan Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Drs. Raden Isnanta, M.Pd saat ramah tamah dengan Bupati Sintang, jajaran KONI Sintang, pengurus cabang olahraga dan para pelaku olahraga di Pendopo Bupati Sintang pada Sabtu, 16 April 2016. <br /><br />“olahraga memang memerlukan pembiayaan yang besar dan bisa menjadi industri seperti balapmotor dan sepakbola. Membangun olahraga memang perlu agak nekad. Olahraga akan mampu membangun image suatu daerah. Setiap kabupaten kota harus mampu membina satu cabang olahraga yang mampu berprestasi di tingkat nasional.  Yang menyebabkan seorang atlit mampu berprestasi adalah pelatih yang baik dan memiliki ilmu olahraga yang tinggi. Terkadang kondisi keprihatinan juga mampu mendorong seseorang untuk berprestasi” terang Raden Isnanta.<br /><br />“Saya berharap sintang mampu memperbanyak kompetisi supaya latihan para atletnya juga semakin sering dan terasah. Usulan dari Pemkab Sintang yang akan membangun sirkuit balap dan fasilitas olahraga lainya akan sampaikan kepada Bapak Menteri Pemuda dan Olahraga. Dan kami juga akan berkoordinasi dengan Komisi X DPR RI dan salah satu anggota komisi X dari Kalbar adalah Bapak Zulfadli. Silakan juga dikomunikasikan dengan beliau” terang Raden Isnanta. <br /><br />Menurut Raden Isnanta olahraga bisa menjadi investasi kebugaran dan kesehatan. Olahraga di sekolah jangan dikejar prestasinya saja, tetapi olahraha menjadi media untuk berproses menjadi seorang anak yang sportif, disiplin, menghargai orang lain, menghormati pelatih dan guru.<br /><br />Bupati Sintang Jarot Winarno menyampaikan bahwa olahraga menjadi media yang baik untuk bersatu, tidak membedakan suku dan agama. <br /><br />“melalui olahraga saya menjadi kenal dan bermitra dengan banyak orang. Kami orang pedalaman ini kurang dalam hal kepercayaan diri. Maka melalui olahraga ini kita menemukan kepercayaan diri. Buktinya 3 orang atlet sintang lolos PON untuk cabang tenis meja. Kita ternyata mampu percaya diri dan tampil berprestasi”terang Jarot Winarno. <br /><br />“Kami masih ingin membangun fasilitas olahraga yang memadai, kami berharap juga Corporate Social Responsbility perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Sintang untuk membantu kami membangun sarana olahraga. Dan tentu kami ingin pemerintah pusat melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia membantu kami membangun beberapa sarana olahraga” terang Jarot Winarno. <br /><br />Ketua KONI Sintang Ade Muhammad Iswadi menjelaskan saat ini ada 27 pengurus cabang olahraga di Kabupaten Sintang. Ada pengurus cabang yang belum memiliki sarana olahraganya namun bisa berprestasi seperti anggar sudah berprestasi di tingkat internasional. 3 pelatih anggar kita sudah bersertifikat nasional.Biliar  juga sudah berprestasi sampai nasional. Ada lima cabang yang berpotensi yakni kempo,pencak silat, tenis meja, taekwondo.<br /><br />“Saya yakin olahraga di kabupaen sintang akan terus berkembang dan berprestasi dengan dukungan penuh oleh Bapak Bupati Sintang Jarot Winarno. Kehadiran  Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI Bapak Raden Isnanta juga bisa membantu menambah prasrana olahraga di Kabupaten Sintang. Kami juga sudah membentuk koordinator olahraga di 9 kecamatan. KONI Sintang juga siap jika ditunjuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Propinsi Kalbar. Kita juga diminta membebaskan lahan sekitar 50 hektar, dan pihak ketiga siap membangun lapangan golf bertaraf internasional”terang Ade Muhammad Iswadi<br /><br />Pelaksana Tugas Kadisporaparekap Kabupaten Sintang Syarifudin menyampaikan masyarakat sintang sangat merindukan kegiatan olahraga yang besar. <br /><br />“Kita masih kurang sarana olahraga. Di belakang Rumah Sakit Rujukan Sintang sudah tersedia 5 hektar lahan untuk membangun arena balap motor. Kami juga akan meriahkan peringatan hari jadi kota sintang pada 10 Mei 2016 nanti dengan perlombaan sumpit, gasing dan dayung. Tim sepakbola kabupaten sintang dengan julukan "pendekar bukit kelam"dulu sangat disegani kabupaten lain di kalbar. Saya ingin sepakbola kita kembali berprestasi dan disegani” teran Syarifudin. <br />  <br />Sebelum ramah tamah, Bupati Sintang dan KONI Sintang mengajak Drs. Raden Isnanta, M. Pd berkeliling meninjau lokasi sirkuit balapmotor di Jerora Dua, menutup turnamen U 18 Piala Pemuda di Stadion Baning, meninjau Indoor Apang Semangai, dan menonton pertandingan futsal antar mahasiswa. (Hms)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.