Pemkab Kotawaringin Timur Lelang Puluhan Unit Kendaraan

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, melelang 90 unit kendaraan dinas secara terbuka kepada masyarakat pada Kamis (19/11) di halaman Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah. <p style="text-align: justify;">"Siapapun boleh ikut, termasuk yang dari luar daerah. Kendaraan yang dilelang terdiri dari kendaraan roda empat sebanyak 31 unit dan roda dua 59 unit. Kondisinya apa adanya. Jadi silakan periksa dulu, kalau berminat baru ikut lelang," kata Kepala Bidang Aset Daerah pada Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kotawaringin Timur, Suhartono di Sampit, Jumat.<br /><br />Lelang nantinya akan diilaksanakan oleh pejabat dari Kantor Pelayanan Kekayaan dan Lelang Negara. Kendaraan-kendaraan yang akan dilelang memang sebagian kondisinya rusak namun secara umum masih layak pakai.<br /><br />Warga yang ingin mengikuti lelang harus menyetor uang jaminan kepada panitia dengan besar antara Rp 1 juta hingga Rp 15 juta, tergantung nilai kendaraan. Uang jaminan tersebut sebagai bentuk keseriusan peserta yang ingin ikut lelang.<br /><br />Jika peserta kalah atau batal mengikuti lelang maka uang jaminan tersebut akan dikembalikan secara penuh. Jika menang, maka uang jaminan tersebut akan dihitung sebagai bagian dari pembayaran harga kendaraan yang dimenangkan dalam lelang tersebut.<br /><br />Dalam pengumuman kepada masyarakat, panitia sudah menentapkan limit atau nilai minimal masing-masing harga kendaraan yang akan dilelang. Penetapan itu dapat menjadi gambaran dan pertimbangan bagi warga untuk memutuskan apakah akan mengikuti lelang atau tidak.<br /><br />"Ini lelang kedua. Tahun dulu ada beberapa yang tidak terjual karena memang rusak parah. Tahun ini kami berharap bisa habis. Saat ini sudah banyak yang mendaftar. Dulu pendaftar bahkan dari Palangka Raya," ucap Suhartono.<br /><br />Sementara itu, saat ini mulai banyak warga yang datang memeriksa kendaraan-kendaraan yang akan dilelang. Mereka ingin membandingkan apakah harga yang ditetapkan sesuai dengan kondisi kendaraan tersebut.<br /><br />"Makanya periksa barangnya dulu. Kalau rusaknya parah tapi harganya tinggi, ya rugi. Tapi saya lihat sebagian masih cukup bagus. Harganya pun masih masuk hitungan kalau nanti kendaraannya diperbaiki dan kita jual lagi," kata Joko, salah seorang warga.<br /><br />Lelang kendaraan dinas dilakukan sesuai aturan agar kendaraan-kendaraan tersebut masih bisa diambil nilai ekonomisnya. Selain itu, prosedur ini harus ditempuh untuk penghapusan dari data aset agar tidak menimbulkan masalah. (das/ant)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.