Pemkab Kotawaringin Timur Sampaikan RPJMD Ke DPRD

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, menyampaikan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2011-2015 ke Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. <p style="text-align: justify;">"Dalam RPJMD itu pembangunan dititikberatkan pada peningkatan sumber daya manusia," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kotawaringin Timur Sutaman, di Sampit, Senin. <br /><br />Ia mengatakan, ada tiga kategori dalam lingkup pembangunan Kotawaringin Timur yang masuk dalam RPJMD, yakni pembangunan sosial, perekonomian dan lingkungan hidup. <br /><br />Menurut Sutaman, pembangunan sosial meliputi peningkatan akses dan kualitas pendidikan, selama ini sarana dan prasarana pendidikan di Kotawaringin Timur masih terbatas sehingga kesempatan memperoleh pendidikan untuk setiap jenjang pendidikan belum tercapai. <br /><br />Mutu dan relevansi pendidikan yang menyangkut jumlah dan sebaran tenaga pendidik, berdasarkan lokasi, daerah dan sekolah masih kurang dan belum merata. <br /><br />Selan itu, kata dia, kompetensi guru beberapa mata pelajaran masih lemah serta pengelolaan manajemen pelayanan pendidikan masih belum menunjukan tingkat efesiensi dan efektivitas. <br /><br />"Untuk mengatasi masalah itu, prioritas kegiatan pembangunan pendidikan yang akan dilakukan dalam lima tahun ke depan adalah pemerataan dan perluasan akses pelayanan pendidikan melalui penyediaan sarana dan prasarana serta tenaga pendidik untuk semua jenjang pendidikan," katanya. <br /><br />Pemerintah daerah juga akan meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan melalui pembinaan dan pengembangan kompetensi, pelatihan serta sertifikasi guru. <br /><br />"Sedangkan untuk pelayanan dan kualitas kesehatan masyarakat saat ini masih terkendala banyaknya daerah yang sulit dijangkau serta kurangnya tenaga medis serta penyebarannya tidak merata," katanya. <br /><br />Menurut dia, sektor kesehatan yang dihadapi sekarang antara lain tingginya angka kesakitan, rendahnya angka harapan hidup dan masih tingginya angka kematian bayi dan ibu melahirkan serta tingginya jumlah balita yang kurang gizi. <br /><br />"Penyebaran penyakit menular juga masih tinggi, seperti filariasis, TB paru, demam berdarah dan HIV/AIDS. Kemampuan masyarakat untuk mengakses layanan kesehatan masih rendah," katanya. <br /><br />Ia mengatakan, untuk mengatasi masalah itu pemerintah daerah akan meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat hingga ke daerah terpencil, peningkatan pemerataan obat, pengasapan (fogging), vaksinasi dan pemberantasan penyakit menular. <br /><br />Menuut dia, sedangkan untuk pembangunan ekonomi, pemerintah daerah akan meningkatkan pembangunan infrastruktur serta pengembangan ekonomi kerakyatan. <br /><br />"Khusus untuk pembangunan lingkungan hidup pemerintah daerah akan melakukan antisipasi serta penanggulangan bencana banjir dan kebakaran lahan dan hutan," katanya. <strong>(das/ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.