Pemkab Sintang Gelar Festival Olaraga Tradisional Dan Rekreasi

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional, olahraga itu dibagi dua yakni olahraga prestasi yang dikelola oleh KONI dan olahraga rekreasi dan tradisional yang dikelola oleh Federasi Olahraga Rekreasi-Masyarakat Indonesia (FORMI). <p style="text-align: justify;"><br />Masyarakat Kabupaten Sintang diharapkan segera membentuk FORMI.  Demikian disampaikan Bupati Sintang pada Pembukaan Festival Olahraga Tradisional dan Rekreasi di Taman Bungur pada Sabtu, 29 Oktober 2016.<br /><br />“olahraga tradisional dilaksanakan untuk menjaga dan melestarikan kearifan lokal dan budaya nenek moyang seperti bermain egrang. Sedangkan olahraga rekreasi dilaksanakan untuk menumbuhkan rasa senang dan santai bagi pelakunya. Taman Bungur ini juga akan terus kita benahi dan tambah fasilitasnya, Taman Entuyut juga akan segera bangun kawasan Tugu BI Sintang. Dan kami akan terus tambah ruang terbuka hijau” terang Jarot Winarno.<br />    <br />Menurut Bupati Sintang, generasi muda kita saat ini sedang menghadapi berbagai ancaman serius dan sekaligus menghawatirkan, seperti  penyalahgunaan narkoba, tindakan kekerasan, seks bebas, tawuran dan sebagainya. kita harus mencegah dengan cepat dan tepat agar ancaman serius tersebut tidak dialami oleh sebagian besar generasi muda kita. diantara upaya yang dapat kita lakukan adalah menyediakan ruang-ruang positif bagi generasi muda  untuk menyalurkan aspirasi dan ekpresinya sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki mereka. salah satu wujudnya adalah menyelnggarakan event-event positif seperti festival olahraga yang digemari oleh generasi muda. di dalam event tersebut terdapat semangat edukasi dan pembinaan sehingga mereka tumbuh dengan baik dan optimal. event festival seperti ini akan mampu mengajak para generasi muda untuk mengisi masa waktu dengan hal-hal positif dan bermanfaat.<br /><br />Syarifudin Pelaksana Tugas Kadisporaparekaf menjelaskan maksud dilaksanakan lomba olahraga tradisional supaya masyarakat mencintai olahraga ini karena jenis olahraga ini sangat murah, meriah, menarik dan massal.<br /><br />"Kami meyakini dengan aktivitas olahraga akan membentuk seseorang menjadi sehat, berkualitas dan disiplin. Kabupaten Sintang juga sudah ditunjuk menjadi tuan rumah peringatan Hari Olahraga Nasional Tingkat Propinsi Kalbar Tahun 2017 nanti. Pada 22 November nanti, kita akan laksanakan Bupati Cup yang akan diikuti oleh 14 kecamatan. Selamat bertanding junjung tinggi sportivitas" terang Syarifudin.<br /><br />Pinarto Ketua Panitia Festival Olahraga Tradisional dan Rekreasi Tahun 2016 menjelaskan lomba ini dilaksanakan untuk membudayakan olahraga masyarakat. <br /><br />"Meningkatkan kecintaan dan apresiasi masyarakat terhadap berbagai olahraga tradisional serta membudayakan olahraga secara rutin dan terarah. Ada 7 jenis perlombaan yang akan dipertandingkan dengan total jumlah peserta 947 orang yang terdiri dari perorangan dan tim beregu yang berasal dari pelajar SMP-SMA sederajat, anggota TNI, Polri, Sanggar, masyarakat umum dan dinas instansi. Ketujuh jenis lomba tersebut seperti terompah, egrang, lari estafet, flying fox, tarik tambang, cheerleaders kreasi, dan voli pasir” terang Pinarto. (Slh/Hms)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.