Pemkot Berharap Dana Sharing Operasional Anjungan Kalteng

Pemerintah Kota Palangka Raya berharap adanya dana "sharing" untuk biaya operasional anjungan Kalimantan Tengah yang terdapat di Taman Mini Indonesia Indah Jakarta. <p style="text-align: justify;">"Saya tahu anjungan Kalteng perlu biaya tinggi baik untuk pemeliharaan dan lainnya, sehingga masalah dana, kabupaten dan kota bisa ‘sharing’ meskipun tidak banyak jumlahnya," kata Wakil Wali Kota Palangka Raya, H Maryono, Selasa.<br /><br />Dengan demikian, jika ada kerjasama dan keperdulian dari seluruh kabupaten/kota terhadap anjungan Kalteng, sehingga lebih bisa mengoptimalkan fungsi dan dapat menarik pengunjung untuk melihatnya, ucap Maryono.<br /><br />Ia juga menyarankan, agar setiap kabupaten/kota dapat secara bergiliran ikut andil bagian menampilkan seni tari maupun kebudayaan berdasarkan ciri khas masing-masing agar daerah di Kalteng lebih dikenal secara keseluruhan.<br /><br />Diungkapkan Maryono, sebenarnya anjungan Kalteng sudah sangat presentatif secara fisik tidak kalah dengan anjungan-anjungan dari provinsi lain, hanya yang perlu ditekankan, anjungan tersebut digunakan untuk promosi Kalteng baik potensi sosial dan budaya dan sebagai pusat infomasi.<br /><br />"Jadi jika orang sudah masuk ke anjungan Kalteng di TMII maka dia sudah dapat menyerap informasi Kalteng cukup dari sana dan setelah melihat profil dari anjungan akan tertarik untuk datang guna melihat langsung,"tutur Maryono.<br /><br />Maryono meminta agar pihak pengelola anjungan lebih banyak menyajikan suguhan wisata dan kerajinan-kerajinan dan akan bagus lagi dengan menampilkan potensi daerah yang ada bukan hanya kesenian saja.<br /><br />"Anjungan bisa sebagai multifungsi, dengan menempatkan petugas-petugas yang memadai dan mewakili seluruh perwakilan kita disana,"ujar Maryono.<br /><br />Ia berharap anjungan Kalteng, betul-betul dapat difungsikan sebaik mungkin sebagai tempat promosi dengan dukungan dari seluruh kabupaten/kota di daerah setempat.<strong> (das/ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.