Pemkot Gelar OP Pasca Kenaikan Harga BBM

Pemerintah Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat menyatakan, siap menggelar operasi pasar untuk kebutuhan minyak goreng dan beras, pasca pemerintah menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. <p style="text-align: justify;">"Kami telah menggelar pertemuan dengan instansi terkait, sebagai antisipasi terkait rencana pemerintah yang akan menaikan harga BBM bersubsidi," kata Asisten II Bidang Administrasi dan Pembangunan, Setda Kota Pontianak Uray Indra Mulya seusai memimpin rapat bersama tim kebijakan tentang perumusan langkah dan strategi antisipasi kenaikan harga BBM bersubsidi tahun 2013, di ruang rapat wakil wali Kota Pontianak, Jumat.<br /><br />Uray menjelaskan, dampak dari kenaikan harga BBM bersubsidi bisa memicu kenaikan harga minyak goreng dan beras, sehingga pihaknya siap melakukan operasi pasar guna menekan harga kedua kebutuhan pokok tersebut.<br /><br />"Kami memperkirakan, dampak dari kenaikan harga minyak goreng bisa memicu inflasi pada Mei sekitar empat persen dari sektor minyak goreng tersebut," ungkapnya.<br /><br />Untuk harga beras juga bisa memicu kenaikan inflasi sebesar tiga persen, katanya.<br /><br />"Tentunya kami akan memnatau terus terhadap kenaikan untuk dua kebutuhan pokok itu, apabila memang sudah tahap mengkhawatirkan maka akan dilakukan operasi pasar," ujarnya.<br /><br />Kenaikan berbagai kebutuhan pokok, tidak hanya pasca kenaikan harga BBM bersubsidi, tetapi dampak dari masuknya libur sekolah, dan hari ramadhan, serta menjelang Idul Fitri 2013, kata Uray.<br /><br />Sementara itu, Kepala Bapedda Kota Pontianak, selaku Sekretaris Tim Pengendali Inflasi Kota Pontianak Rudi Enggano Kenang menyatakan, dampak dari kenaikan harga BBM bersubsidi juga bisa berdampak pada harga daging sapi potong yang kini harganya Rp90 ribu/kilogram, dan ayam potong Rp20 ribu/kilogram.<br /><br />Kemungkinan untuk harga daging sapi potong dan daging ayam potong bisa mengalami kenaikan sampai Rp30 ribu/kilogramnya, kata Rudi. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.