Pemkot Singkawang Usulkan Belanja Naik 1,74 Persen

Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang Kalimantan Barat mengusulkan total belanja daerah itu naik Rp14,5 miliar atau 1,74 persen dari sebelumnya sebesar Rp836,4 miliar dalam APBD 2015. <p style="text-align: justify;">"Pada RAPBD Perubahan 2015, total belanja naik menjadi sekitar Rp850,9 miliar," kata Wali Kota Singkawang Awang Ishak usai Rapat Paripurna dengan agenga Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kota Singkawang terhadap Rancangan APBD Perubahan 2015 di Ruang Rapat Utama DPRD Kota Singkawang, Rabu.<br /><br />Awang menjelaskan belanja daerah tersebut terdiri atas belanja tidak langsung sekitar Rp410,6 miliar dan belanja langsung sekitar Rp440,3 miliar.<br /><br />"Belanja tidak langsung terdiri atas belanja pegawai, belanja hibah, belanja bantuan sosial, belanja bantuan keuangan dan belanja tidak terduga," katanya.<br /><br />Belanja pegawai (alokasi gaji dan tambahan penghasilan PNSD serta tunjangan sertifikasi guru PNSD termasuk alokasi gaji dan tunjangan kepala daerah, wakil kepala daerah serta pimpinan dan anggota DPRD) dalam RAPBD Perubahan 2015 sekitar Rp394,5 miliar.<br /><br />Belanja hibah sekitar Rp12,4 miliar, belanja bantuan sosial sekitar Rp1,2 miliar, belanja bantuan keuangan sekitar Rp1 miliar. Sementara belanja tidak terduga sekitar Rp1,5 miliar.<br /><br />"Sedangkan belanja langsung terdiri atas belanja pegawai, belanja barang dan jasa serta belanja modal. Totalnya dalam RAPBD Perubahan 2015 sekitar Rp440,3 miliar," kata Awang.<br /><br />Rinciannya, belanja pegawai sekitar Rp51,6 miliar, belanja barang dan jasa sekitar Rp151,7 miliar, serta belanja modal sekitar Rp237 miliar.<br /><br />"Dalam RAPBD Perubahan 2015, terjadi defisit anggaran sekitar Rp75,6 miliar," kata Awang. (das/ant)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.