Pemudik Pantura Meningkat 15 Persen Pada H-2

Dua hari menjelang (H-2) Lebaran tercatat sekitar 4.000 pemudik tujuan pantai utara Kalimantan Barat menggunakan bus umum antarkota dalam provinsi melalui Terminal Batu Layang Pontianak atau meningkat hingga 15 persen dari hari biasanya. <p style="text-align: justify;">"Paling banyak masyarakat mudik tujuan Pantura Kalbar dan disusul wilayah timur," kata Kepala Terminal Batu Layang Pontianak Burhan, Minggu.<br /><br />Ia menjelaskan, H-2 merupakan puncak mudik Lebaran 2011 di Provinsi Kalbar.<br /><br />"Kalau H-1, Senin besok (29/8) pemudik diperkirakan banyak menggunakan kendaraan pribadi baik roda dua maupun empat," ungkapnya.<br /><br />Alasannya, menurut Burhan, karena pemudik yang menggunakan kendaraan umum lebih memilih dua hari menjelang Lebaran karena khawatir tidak dapat tumpangan.<br /><br />"Rata-rata bus jurusan Pantura Kalbar penuh penumpang, dari pantauan saya tidak ada bus yang kosong," ujarnya Menurut Kepala Terminal Batu Layang Pontianak, meski pun jumlah penumpang bus jurusan Pantura mengalami peningkatan sekitar 15 persen dari biasanya, tetapi hanya 130 bus antarkota dalam provinsi Kalbar yang melayani arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.<br /><br />"Sedikitnya jumlah bus yang akan melayani arus mudik dan balik lebaran tahun ini dipicu semakin banyaknya taksi sehingga masyarakat banyak yang memilih pulang kampung menggunakan taksi ketimbang naik bus," ungkapnya.<br /><br />Para pemudik Lebaran terutama arah Pantura kebanyakan menggunakan kendaraan pribadi baik roda dua dan empat.<br /><br />"Akibatnya hampir 50 persen bus antar kota dalam provinsi memilih tidak turun karena sepinya penumpang," kata Burhan.<br /><br />Data Dishubkominfo Kota Pontianak ada sekitar 500 – 700 unit oplet dan puluhan bus kota yang siap mengangkut penumpang dari dalam kota tujuan Terminal Batu Layang.<br /><br />Sementara itu, Dishubkominfo Kalbar telah menyiapkan bus cadangan sebagai antisipasi melonjaknya arus mudik dan balik tahun 2011<strong>.(das/ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.