Pencinta Hewan Reptil Sintang Menggelar Gathering Reptiler

Para pecinta hewan reptil di Kabupaten Sintang menggelar gathering reptiler sembari memperlihatkan hewan peliharaannya di halaman parkir pemda Sintang, Sabtu (24/1/2015). <p style="text-align: justify;">Melihat hal itu, sontak saja tempat tersebut dipenuhi dengan pengunjung yang ingin melihat dan berinteraksi langsung dengan hewan peliharaan milik mereka. Bahkan tak sedikit, pengendara yang kebetulan melewati, berhenti untuk melihat dan memegang langsung beberapa binatang reptil tersebut.<br /><br />Tak hanya orang dewasa, anak-anak pun terlihat sangat antusias untuk menyentuh binatang berdarah dingin tersebut dan mengambil beberapa foto untuk dipamerkan di media sosial.<br />"Suka, lucu tapi geli juga waktu dia merayap di tubuh saya, apalagi kalau lidahnya terjulur mengenai kulit," ujar Vivi dengan menunjukkan ekspresi takut sembari berfoto dengan bearded dragon, salah satu jenis kadal.<br /><br />Salah satu reptiler, bang Zul begitu sapaan akrabnya, mengatakan sengaja menggelar gathering tersebut untuk memperlihatkan dan memberikan informasi kepada masyarakat luas terkait dengan hewan reptil baik ular maupun kadal.<br /><br />"Tujuan diadakan kegiatan ini mempererat komunikasi para pecinta hewan reptil dan mengenalkan kepada masyarakat mengenai hewan reptile yang ada di sekitar kita," ujarnya ketika ditemui disela-sela kegiatan tersebut.<br /><br />Ia mengungkapkan masih banyak yang belum mengetahui kalau ada beberapa hewan reptile yang tak berbisa dan aman untuk dipelihara.<br /><br />"Kita tadi berlima, Mitra, Mas Noxz, Mas Donny, Yudha, Rijal dan saya. Kita membawa sepuluh ular yaitu jenis ular Molu Normal, Molu Albino, Ball Phyton, Boa, Retic, Xarpet Phyton, dan Dipong. Untuk jenis kadal kita membawa dua yaitu Beerded Dragon dan Savmon," jelasnya.<br /><br />Sementara itu, Aldi (11) pelajar kelas lima SD, anak dari salah satu reptiler mengaku menyukai hewan-hewan tersebut sejak kecil, sehingga dia tak lagi takut untuk memegang hewan itu.<br /><br />"Tapi tidak semua ular bisa dipegang ya," celetuknya kepada teman-temannya sembari memegang ular peliharaannya. (Yli/kn)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.