Pendapatan Kaltim 2011 Diperkirakan Rp10 Triliun

Pendapatan Provinsi Kalimantan Timur pada 2011 diperkirakan mencapai Rp10 triliun, yakni sebesar Rp7,4 triliun merupakan dana dari APBD murni 2011 dan Rp2,6 triliun dana Perubahan APBD 2011. <p style="text-align: justify;">"Rincian angka ini kami peroleh saat melakukan rapat Komisi II DPRD dengan jajaran Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kaltim, yang kami gelar dua hari lalu," ujar Ketua Komisi II DPRD Kaltim H Rusman Ya’qub di Samarinda, Jumat.<br /><br />Komisi II mendapat tugas dari Ketua DPRD Kaltim Mukmin Faisal untuk mendalami semua sumber pendapatan pada Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2011.<br /><br />Terkait dengan itu, kemudian dia bersama rekannya melakukan rapat dengan Dispenda Kaltim. Meskipun ada optimisme pada sumber penerimaan, namun dia dan rekannya tetap harus berhati-hati dalam mematok angka pendapatan pada Perubahan APBD 2011.<br /><br />Menurut Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kaltim ini, rapat itu menyepakati untuk menambah pundi-pundi penerimaan Kaltim ke depan.<br /><br />Kesepakatan itu, antara lain, penambahan penyetoran modal kepada Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltim sebesar Rp250 miliar dan untuk PT Askrida sebesar Rp7,5 miliar. Keduanya harus direalisasikan pada Perubahan APBD 2011.<br /><br />Dengan menyetor tambahan modal ke BPD Kaltim sebesar Rp250 miliar, maka Kaltim akan mendapatkan dana bagi hasil mencapai Rp50 miliar pertahun dari BPD, sehingga hal ini dinilai menguntungkan untuk menambah keuangan daerah.<br /><br />Sedangkan dengan menambah modal senilai Rp7,5 miliar kepada PT Askrida, maka Pemprov Kaltim akan mendapat Rp1,3 miliar pertahun yang masuk ke kas daerah sebagai sumber PAD.<br /><br />Komisi II juga sepakat memperjuangkan peningkatan anggaran operasional bagi Dispenda Kaltim, karena SKPD ini dibebani tanggung jawab untuk menggali Pendapatan Asli Daerah (PAD).<br /><br />"Terkait dengan beban dan tanggung jawab tersebut, maka kami menilai wajar apabila mereka (Dispenda) didukung dengan dana yang memadai," kata politisi asal Daerah Pemilihan (Dapil) I Samarinda ini. <strong>(das/ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.