Pendidikan Karakter Diharapkan Mampu Perbaiki Akhlak Siswa

Pendidikan karakter yang mulai diterapkan di sekolah di Kota Palangka Raya diharapkan bisa memperbaiki akhlak siswa berbudi pekerti dan tata krama lebih baik dari yang dimiliki saat ini. <p style="text-align: justify;">"Terus terang saya prihatin kalau melihat kondisi moral anak sekarang, yang sangat berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu," kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Ikhwanuddin di Palangka Raya, Jumat.<br /><br />Dia mengatakan, pelajar tempo dulu merasa segan kalau melihat tenaga pengajar dan ketika mereka melintasi di depan guru terlihat sopan dan bahkan badannya membungkukkan. Tapi sekarang jarang sekali ditemui pelajar seperti itu.<br /><br />Sikap seperti itu, bukan lantaran tenaga pendidik "gila hormat", tapi memang kenyataan itulah yang semestinya harus dilakukan siswa, apalagi guru orang tua kedua bagi pelajar.<br /><br />Ia menilai dengan adanya kebijakan pemerintah pusat menggalakkan pendidikan karakater dinilai sebagai salah satu upaya paling yang tepat untuk mengembalikan moral pelajar yang sudah mulai merosot.<br /><br />Apalagi kalau pendidikan karakter mulai diaplikasikan sejak usia dini, sehingga tertanam nilai-nilai moral lebih baik sampai dewasa agar bisa membedakan mana perbuatan baik dan buruk.<br /><br />Penyiapan mutu pendidikan yang prima dan generasi penerus yang tangguh hanya akan dicapai kalau sejak usia dini sudah diberikan pendidikan yang tepat, termasuk pelajaran akhlak.<br /><br />Akan tetapi semua itu harus sesuai dengan tingkat usia dan perkembangan psikologi anak, serta kebutuhan spesifik anak yang semua berlangsung dalam suasana yang menggembirakan dan mengasyikkan.<br /><br />Hal ini sejalan dengan komitmen nasional akan pendidikan usia dini untuk melakukan perluasan dan pemerataan pendidikan, peningkatan mutu dan relevansi serta perwujudan akuntabilitas dalam seluruh komponen sistem pendidikan.<br /><br />Dengan adanya pendidikan karakater di sekolah, setidaknya bisa membekali para siswa bersikap lebih tahu tata krama dan mempunyai sifat budi pekerti jauh lebih baik di masa mendatang, demikian Ikhwanuddin. <strong>(das/ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.