Pengangguran Kaltim Masih 9,84 Persen

Jumlah pengangguran di Provinsi Kaltim masih 9,84 persen, yakni dari angkatan kerja sebanyak 1.764.696 orang atau 90,16 persen, sedangkan yang 173.693 orang atau 9,84 persen merupakan penduduk yang masih mencari kerja. <p style="text-align: justify;">"Meskipun angka pengangguran ini mengalami penurunan ketimbang 2010 yang sebesar 10,10 persen namun masih cukup tinggi sehingga dengan kondisi ini maka semua pihak terkait harus berupaya agar angka pengangguran dapat menurun," ujar Wakil Gubernur Kaltim, Farid Wadjdy di Samarinda, Rabu.<br /><br />Khusus kelompok penduduk usia kerja, yakni yang berusia 15 tahun ke atas sebanyak 2.575.940 atau 68,24 persen, sedangkan tingkat partisipasi angkatan kerja sekitar 66,41 persen atau meningkat 68,91 persen pada 2011.<br /><br />Saat ini, katanya, jumlah penduduk usia kerja 15 tahun ke atas yang bekerja berdasarkan data BPS Kaltim 2011, masih didominasi sektor pertanian yang mencapai 454.258 jiwa atau 28,55 persen.<br /><br />Ini berarti sektor pertanian harus terus ditingkatkan dan harus mendapat dukungan banyak pihak, pasalnya kegiatan pertanian dalam arti luas merupakan pekerjaan yang berbentuk padat karya sehingga mampu mengurangi jumlah pengangguran.<br /><br />Sementara sektor industri yang memiliki pendapatan lebih besar dari pertanian, namun hanya mampu menyerap tenaga kerja paling sedikit, yakni sebanyak 84.544 orang atau 5,31 persen.<br /><br />Terkait Upah Minimum Provinsi (UMP), lanjutnya, pada 2012 telah ditetapkan sebesar Rp1.177.000.<br /><br />Sedangkan Upah Minimun Kota dan Kabupaten (UMK) tertinggi berada di Kabupaten Penajam Paser Utara yang sebesar Rp1.303.900 dan UMK terendah di Berau senilai Rp1.180.000.<br /><br />Guna meningkatkan bidang tenaga kerja dan transmigrasi, lanjut Farid, Pemprov Kaltim terus berupaya membangun sinergitas pengembangan daerah sesuai kepentingan dan kebutuhan masyarakat, pemerintah, badan usaha serta sektor terkait.<br /><br />Hal ini perlu dilakukan guna memperluas dan menciptakan lapangan kerja baru, sehingga angka pengangguran dapat terus ditekan, tujuannya adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.<br /><br />Apalagi, katanya, tugas dan tanggung jawab serta tantangan yang dihadapi bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Kaltim di masa datang semakin berat.<br /><br />Menurutnya, saat ini jumlah penduduk di Kaltim mencapai 3.774.885 jiwa, sedangkan tingkat kepadatannya hanya 19,02 jiwa per kilometer persegi, sehingga masih dibutuhkan tenaga kerja atau transmigran untuk ditempatkan di sektor pertanian.<br /><br />Sejak Pra Pelita hingga 2011, jumlah transmigran dari Lampung, Banten, Jabar, Jateng, DKI Jakarta, Jokjakarta, Jatim, NTB, NTT, Bali, program Antar Kerja Antar Daerah (AKAD) dan penduduk setempat mencapai 79.419 kepala keluarga atau 319.152 jiwa. <strong>(phs/Ant)</strong></p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.