Perbaikan Jalan Lingkar Selatan-Utara Kotawaringin Timur Mendesak

Ketua Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah Rudianur menilai perbaikan ruas jalan lingkar selatan-utara daerah itu merupakan kebutuhan mendesak. <p style="text-align: justify;">"Saya harap pemerintah Kotawaringin Timur segera melakukan perbaikan ruas jalan lingkar tersebut agar kendaraan angkutan berat dan truk tangki angkutan minyak menta kelapa sawit atau Crude Palm Oil (CPO) tidak lagi melintas di jalan dalam Kota Sampit," katanya di Sampit, Selasa.<br /><br />Selain harus segera melakukan perbaikan jalan lingkar, pemerintah juga harus menindak tegas seluruh kendaraan angkutan berat dan truk tangki angkutan CPO yang masuk dan melintas di ruas jalan dalam Kota Sampit.<br /><br />Dengan adanya tindakan tegas diharapkan bisa mencegah kendaraan angkutan berat dan truk tangki angkutan CPO melintas di jalan dalam Kota Sampit.<br /><br />Rudianur mengungkapkan, pengalihan arus lalulintas kendaraan angkutan berat dan truk tangki CPO bertujuan untuk mencegah kerusakan jalan karena pada umumnya kendaraan tersebut bermuatan lebih dari 8 ton.<br /><br />"Sebetulnya larangan kendaraan bermuatan berat dan dan truk tangki muatan CPO sudah diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Gubernur (Pergub) Kalteng 2012. Hanya dinas dan instansi terkait saja yang tidal melaksanakan aturan tersebut, sehingga kendaraan dan truk bermuatan berat tersebut bebas melintas di jalan Kota Sampit," katanya.<br /><br />Rudianur meminta mulai sekarang dinas dan instansi terkait untuk menagakan aturan tersebut, sebab jika tidak maka lalulintas kendaraan di Kota Sampit akan semakin semrawut dan jalan cepat rusak.<br /><br />Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Kotawaringin Timur, Masran Hadi mengatakan, pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp38 miliar untuk perbaikan ruas jalan lingkat selatan-utara tersebut.<br /><br />"Peningkatan jalan lingkar selatan-utara Kotawaringin Timur dibiayai secara pantungan, yakni pemerintah provinsi Kalteng sebesar Rp28 miliar dan Kabupaten Kotawaringin Timur Rp10 miliar. Saat ini pemerintah provinsi telah mempersiapkan lelang, dan pada Maret 2016 nanti akan mulai dilaksanakan," terangnya.<br /><br />Ruas jalan lingkar selatan-utara tersebut saat ini statusnya jalan provinsi dan akan diperbaiki dengan rigid pavement atau cor beton.<br /><br />Anggaran sebesar Rp38 miliar tersebut untuk peningkatan jalan sepanjang 6,9 kilometer. (das/ant)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.