Perburuan Binatang, Manusia Yang Jadi Korban

SINTANG – Ibarat pepatah Berburu binatang,manusia yang jadi korban, kelihatannya kalimat tersebut sesuai dengan kejadian di wilayah hukum Polsek Ketungau Hulu berburu binatang rekannya jadi korban pada hari Minggu/20/05/2018,sekitar pukul 16.00 wib.

Hari itu Sabtu/19 /05/2018 sekitar pukul 18.30 pak Kadir.L ditelphone oleh Albert Nego untuk melakukan perburuan binatang/rusa bersama rekan-rekan yang lain termasuk saksi koran yaitu Didi Kartius dan perburuan yang mereka lakukan memggunakan senjata api jenis lantak.

Dan pada Minggu /20/05/2018,sekira pukul 10.00 wib korban bersama ke 6 (enam) rekannnya berangkat untuk berburu di sebuah hutan belantara yang ada di Dsn. Sungai Antu Desa Sungai Pisau Kec.Ketungau Hulu Kab.Sintang, saat sampai di hutan korban melihat ada seekor binatang buruan ( kijang ) dan selanjutnya korban An. Didi Kartius membidik binatang tersebut namun terdengan letusan senjata lantak dari arah lain dan ternyata Albert Nego juga menembak kearah binatang buruan tersebut, tetapi bukannya binatang kijang yang terkena tembakan melainkan Didi Kartius rebah diatas tanah terkena tembakan senjata lantak milik Albert Nego pada pagian paha kedua kakinya.

Kapolsek Ketungau Hulu Akp Dahomi Baleo Siregar, SH membenarkan atas kejadian tersebut dan saat ini barang bukti dan tersangka telah kita amankan di Polsek Ketungau Hulu guna proses Lebih Lanjut,ungkapnya.

Lebih jau Akp Dahomi Baleo Siregar,SH menghimbau kepada masyarakat Ketungau Hulu agar jangan dan dilarang keras berburu menggunakan senjata lantak guna menghindari kejadian serupa dikemudian hari dan atas kepemilikan dan penggunaan senjata api lantak tanpa ijin sangat bertentangan dengan undang-undang apalagi menimbulkan korban baik korban meninggal dunia maupun luka berat,cetusnya.(Tarji)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.