Perkuat Misi Gereja, GKII Se Indonesia Kumpul di Sintang

R.A. Jaffray merupakan tokoh utama penyebaran injil di Indonesia yang memulai perjalanannya ke Indonesia dan menjejakkan kakinya di Kalimantan Barat pada tanggal 10 Februari 1928. Inilah perjalanan pertama Jaffray ke Indonesia untuk mengadakan Survey sekaligus memberitakan Injil, sekaligus cikal bakal berdirinya Gereja Kemah Injil Indonesia dan hingga saat ini sudah ada di 11 wilayah di seluruh Indonesia. <p>Perjalan pengembangan misi tersebut yang diangkat di dalam Konvensi Misi GKII Se-Indonesia yang dilaksanakan di Kabupaten Sintang dan dipusatkan di Gedung Pancasila pada 15-17 Oktober 2014.</p> <p>Bupati Sintang Drs. Milton Crosby, M. Si yang juga tokoh dan jemaat GKII Imanuel Sintang tersebut menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sintang sangat mendukung pelaksanaan konvensi misi skala nasional ini dilaksanakan di Kabupaten Sintang.</p> <p>“tugas para rohaniwan memang meningkatkan sumber daya manusia dari sisi rohani. Dan tugas Pemkab Sintang membangun  kualitas manusia dari sisi fisiknya. Menurut saya kegiatan ini konek dengan program pemerintah yang terus menerus bekerja keras mewujudkan generasi emas Indonesia. Sehingga Pemerintah Kabupaten Sintang mendukung terlaksananya konvensi ini supaya sukses, berjalan lancar dan bisa mencapai maksud dan tujuan dari dilaksanakanya konvensi” tegas Bupati Sintang.</p> <p>“karena sudah hadir para pemimpin gereja GKII seluruh Indonesia. Maka kebijakan strategis yang dihasilkan dalam konvensi ini harus sejalan dengan kebijakan pemerintah, sehingga gereja dan pemerintah bisa seiring sejalan. Kegiatan ini sangat penting bagi Kabupaten Sintang khususnya dalam hal memperkenalkan Sintang kepada pemimpin di daerah lain bahkan seluruh Indonesia. Selain itu dalam hal investasi, saya yakin mereka punya teman pengusaha yang bisa ke depannya bisa menanamkan modalnya di Kabupaten Sintang. Konvensi ini sebagai media kita mempromosikan Kabupaten Sintang” tegas Bupati Sintang.  </p> <p>Ketua Panitia Pdt. Ir. Henry Luther, S.Th menyampaikan bahwa misi itu tugas gereja. Banyak gereja yang sudah pudar dalam memperjuangkan misinya. “Nah, dengan konvensi ini, misi gereja kembali diperkuat dan seluruh gereja bisa menjalankan misinya dengan baik. GKII punya misi sendiri sehingga dengan konvensi ini bisa memperbarui dan memperkuat misi dengan baik. GKII di Indonesia sangat besar karena menempatkan urutan ketiga terbesar gereja-gereja yang ada di Indonesia” jelas Pdt. Ir. Henry Luther, S.Th.</p> <p>Sementara Ketua Umum GKII Pdt. Paul Paksoal, M.Div menyampaikan rasa senangnya karena bisa menyelanggarakan kegiatan ini di Sintang. “Ini sesuatu yang luar biasa. Harapan saya, misi semua gereja GKII di seluruh Indonesia akan semakin kuat. Dari seluruh GKII di  Indonesia hanya dua wilayah saja yang tidak bisa ikut, yang lain semuanya bisa ikut di Sintang. Di seluruh Indonesia, GKII  ada 11 wilayah. Momentum ini dijadikan untuk membakar semangat misi GKII di seluruh Indonesia” jelas Pdt. Paul Paksoal, M.Div (RILIS HUMAS)</p>

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.